Fraksi Gerindra Soroti Matinya Pasar Sungai Bulin

sri lestari
Anggota DPRD Kobar Sri Lestari

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Sepinya Pasar Sungai Bulin di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, menjadi sorotan Fraksi Gerindra DPRD Kobar dalam rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi pekan lalu.

Juru Bicara Fraksi Gerindra Sri Lestari meminta Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menata kembali pasar tersebut dan menghidupkan kembali pasar setelah  ditinggal para pedagang.

Bacaan Lainnya

“Saat ini sepi, bahkan tak ada lagi pedagangnya. Jangan sampai nanti menjadi bangunan mubazir. Perlu dimanfaatkan kembali dan ditata kembali agar memacu perekonomian dan mempermudah masyarakat yang ada di sekitar lokasi tersebut,” harapnya.

pasar sungai bulin
MUBAZIR: Kondisi Pasar Sungai Bulin Kelurahan Mendawai sepi tak berpenghuni.

Menurut Sri Lestari, pasar bisa menjadi pusat ekonomi masyarakat. Segala transaksi dan aktivitas ekonomi bisa memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Awalnya pasar tersebut untuk mewadahi para pedagang yang berjualan di lokasi milik PT Korindo. Agar terlihat rapi dan lebih permanen, maka pemerintah daerah memberikan wadah yang representatif. Pihaknya berharap pasar ditata dan dievaluasi supaya pasar bisa hidup kembali.

Baca Juga :  Rencana Penyelundupan Kayu Ke Pulau Jawa Gagal Total

Sebelumnya, pemerintah daerah menggratiskan biaya retribusi dan listrik, tetapi tidak membuat para pedagang tetap betah berada di lokasi tersebut.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku tidak mendapatkan untung ketika berjualan di Pasar Sungai Bulin karena sepi pembeli. Pendapatan jauh lebih kecil dibanding lokasi awal. Padahal dari sisi lokasi tidak terlalu jauh dari lokasi awal. Belum diketahui penyebab pasar sepi. (sam/yit)

 

 



Pos terkait