Ratusan Pramuka Longmarch 30 Kilometer

Desa Sebamban Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sampai ke kantor Kecamatan Mentaya Hilir Utara

Pramuka
LONGMARCH: Bupati Kotim Halikinnor menyematkan Brevet Longmarch kepada anggota Pramuka, Sabtu (29/6/2024). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar longmarch yang diikuti oleh ratusan peserta, Sabtu (29/6/2024).

Rute longmarch dari Desa Sebamban Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sampai ke kantor Kecamatan Mentaya Hilir Utara dengan jarak tempuh 30 kilometer.

Bacaan Lainnya
Gowes

Ketua Harian Pramuka Kwarcab Gerakan Pramuka Kotim RW Sujarwo mengatakan, longmarch merupakan upaya memberikan wadah bagi anggota Pramuka tingkat Penegak/Penggalang/dan Pandega di Kabupaten Kotim untuk meningkatkan mentalitas dan kreativitas serta kerja sama tim yang baik.

“Kegiatan ini sesuai program Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, setiap tahun melaksanakan longmarch atau jalan jauh. Tahun ini kita mengambil rute dari Desa Sebamban Kecamatan Mentaya Hilir Selatan ke kantor Camat MHU sejauh 30 kilometer,” ujarnya.

Kegiatan ini digelar atas dasar program kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kotim Tahun 2024. Panitia kegiatan Longmarch adalah pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kotim. Peserta longmarch berjumlah 176 orang, terdiri dari anggota Pramuka yang aktif di gugus depan masing-masing dan Satuan Karya Pramuka yang ada di Kotim.

Baca Juga :  DLH Kotim Bakal Berikan Pendampingan Sekolah Adiwiyata

Dalam longmarch ini para peserta tidak melewati jalan utama yang ramai kendaraan, melainkan melewati jalur alternatif.

“Kita gunakan jalan alternatif untuk menghindari kecelakaan. Karena risiko terlalu besar kalau lewat jalan besar. Jadi mereka menyisir sungai,” terangnya.

Longmarch merupakan kegiatan berjalan dengan jarak tempuh yang cukup jauh demi mendapatkan bravet longmarch.

Kedatangan para peserta di kantor Kecamatan Mentaya Hilir Utara bertepatan dengan kedatangan Bupati Kotim Halikinnor yang akan meninjau kegiatan sunatan massal.

Para peserta yang berhasil menempuh jarak tersebut kemudian disematkan bravet longmarch oleh Bupati Kotim.

“Dengan disematkan Bravet, itu tanda bahwa dia sudah melaksanakan longmarch atau jalan jauh, menaklukkan rute sejauh 30 kilometer. Kebetulan Pak Bupati ada, jadi kita mohon untuk menyematkan bravet tersebut,” sebut Sujarwo.



Pos terkait