Rayakan Keberhasilan RSUD dr Murjani Sampit yang Sukses Raih Paripurna

Bupati Kotim Bangga atas Perjuangan Tim Akreditasi Rumah Sakit, Targetkan Perbaikan Bangunan Lama di Tahun 2025

12 kontrak rsud
APEL BERSAMA:  Jajaran manajemen serta tenaga kesehatan RSUD dr Murjani Sampit menggelar apel bersama Bupati Kotim Halikinnor sekaligus penyerahan sertifikat akreditasi paripurna  di halaman  belakang rumah sakit, Rabu (17/5).  (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor merasa bangga atas perjuangan dan kerja keras tim akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit yang telah sukses meraih penilaian akreditasi bintang lima (paripurna).

Atas pencapaian itu, jajaran RSUD dr Murjani Sampit bersama Bupati Kotim Halikinnor, Sekda Fajrurrahman, Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, dan puluhan tenaga kesehatan dokter, perawat dan jajaran manajemen di RSUD dr Murjani Sampit melaksanakan apel pagi di halaman parkir belakang gedung rumah sakit.

Bacaan Lainnya

“Saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh tim akreditasi yang sudah berjuang dan bekerja keras sehingga menuai hasil yang membanggakan atas pencapaian akreditasi bintang lima paripurna yang diperoleh RSUD dr Murjani Sampit,” kata Halikinnor, Rabu (17/5).

Sebelumnya, pada 11 Mei 2023 Halikinnor bersama Sekda Kotim Fajrurrahman didampingi Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso menerima langsung sertifikat akreditas paripurna yang diserahkan oleh Direktur Utama LARS DHP dr R Heru Ariyadi di Kantor LARS DHP di Jakarta pada 11 Mei 2023 lalu.

Sertifikat akreditasi rumah sakit Nomor 00282/U/III/2023 ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Utama LARS DHP dr R Heru Ariyadi dan ditandatangani serta diketahui oleh Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI dr Azhar Jaya di Jakarta pada 30 Maret 2023. Sesuai yang tertera dalam sertifikat, akreditasi paripurna yang diberikan kepada RSUD dr Murjani Sampit berlaku sampai 17 Maret 2027. Dokumen sertifikat tersebut diterbitkan secara elektronik oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN.

Halikinnor juga berharap pada tahun 2025, gedung lama rumah sakit dapat dilakukan perbaikan total menyerupai gedung megah yang berada di sampingnya.

“Perhitungan saya tahun 2025 APBD kita sudah mulai normal, sehingga kita bisa memperluas lagi bangunan yang ada dan memperbaiki bangunan lama agar pelayanan lebih maksimal. Jenis pelayanan juga terus ditingkatkan dan dilengkapi, kita ingin bedah syaraf, bedah jantung bisa dilakukan di rumah sakit ini, tentu itu dilakukan secara bertahap dengan terus menyiapkan sarana dan prasarana, alat kesehatannya termasuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM)nya,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso atas keberhasilan tim akreditasi rumah sakit dalam mewujudkan bintang lima paripurna.

“Pencapaian paripurna itu dibuktikan dengan adanya kepercayaan masyarakat yang mana saat ini kunjungan rawat jalan dari yang tadinya di kisaran 200-300, tahu  ini sudah lebih dari 400 pasien rawat jalan per hari,” ujar dr Sutriso.

RSUD dr Murjani Sampit bertekad untuk terus memperbaiki kualitas layanan baik dari sarana dan prasarana demi kenyamanan pasien yang berobat. “Layanan antrean secara online akan kita terapkan lagi untuk mengurai penumpukkan antrean di lantai dua ruang tunggu pendaftaran sehingga pasien rawat jalan tidak perlu lagi mengantre lama di lantai dua. Kita coba lagi penerapan sistem online sehingga pasien rawat jalan yang sudah melakukan check in dengan menyertakan NIK KTP akan diarahkan langsung ke klinik yang dituju sesuai dengan jenis keluhan sakit yang dialami pasien,” ujarnya.

Ketua Tim Akreditasi Rumah Sakit di RSUD dr Murjani Sampit dr Iman Anggun Hernawan Spesialis Okupasi menambahkan bahwa tim akreditasi rumah sakit sudah melaporkan rencana tindaklanjut pada 16 April 2023. Masing-masing pokja ada 2-3 elemen perbaikan dari total 16 pokja.

Untuk memastikan kelayakan sertifikat akreditasi rumah sakit paripurna berjalan sesuai standar, RSUD dr Murjani Sampit rencananya akan membentuk tim asesor internal di rumah sakit.

Pos terkait