Sagara Dental Hadirkan Dokter Spesialis Konservasi Gigi di Sampit

dokter spesialis konservasi gigi
PELAYANAN: Dokter Spesialis Konservasi Gigi di Sagara Dental saat melayani pasien.

SAMPIT, radarsampit.com – Pelayanan kesehatan gigi di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),  semakin lengkap dengan kehadiran dokter spesialis konservasi gigi.  Sudah dua bulan berjalan, dokter spesialis konservasi gigi satu-satunya di Kotim memberikan pelayanan kesehatan gigi di Sampit, tepatnya di Sagara Dental yang masih satu bangunan dengan Apotek Zhifa Farma, Jalan MT Haryono.

Pemilik Sagara Dental Dokter Spesialis Mata Frisma Sagara mengatakan, layanan di Sagara Dental baru dibuka mulai Oktober 2022. Ada dua dokter gigi perempuan yang masih muda dan menawan yang siap melayani pasien dengan keluhan kesehatan pada gigi.

Bacaan Lainnya

“Pelayanan pasien dilayani oleh drg Maria Fransiska dan drg Ratih Mahanani Santoso Spesialis Konservasi Gigi yang pertama di Kotim,” kata dr Frisma, Kamis (17/11).

Meski masih muda, dua dokter gigi ini tak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam menangani permasalahan pada gigi pasien. Tidak hanya melayani konsultasi gigi, penambalan sewarna, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi (scalling), treatment pencegahan gigi berlubang, dan rujukan retreatment perawatan gigi saluran akar.

Dokter gigi di Sagara Dental juga melayani pembuatan gigi tiruan lepasan dan cekat, pembuatan mahkota gigi porcelaine dan zirconia, pembuatan veneer (indirect dan direct), perawatan estetik kompleks gigi dewasa hingga bedah endodontik.

“Dengan adanya dokter spesialis konservasi gigi di Kotim, saya berharap msyarakat Kotim mendapatkan pelayanan kesehatan gigi yang terbaik dan tidak perlu pergi jauh-jauh untuk pengobatan dan perawatan gigi,” katanya.

Sagara Dental membuka layanan setiap Selasa-Minggu dari pukul 15.00-19.00 WIB. Masyarakat yang ingin berobat dapat mendaftarkan langsung ke nomor 085174207474 atau datang langsung ke Apotek Zhifa Farma Jalan MT Haryono.

Baca Juga :  Warga Kotim Siap Laporkan ASN Terindikasi Tak Netral dalam Pemilu 2024

“Sampai berjalan dua bulan ini sudah ada lebih dari 50 pasien yang kami ditangani. Pasien bisa datang mendaftar langsung atau lewat telepon untuk mengatur janji temu layanan,” katanya.

Secara terpisah, drg Ratih Mahanani Santoso Sp KG mengatakan permasalahan pada gigi pasien yang umum ditangani lebih banyak pada kasus gigi berlubang, perawatan saluran akar, nyeri orofasial, kelainan jaringan pulpa, kelainan radikuler, diskolorasi (perubahan warna pada gigi) dan permasalahan gigi lainnya.

“Kami juga sering menerima pasien rujukan yang kasusnya terjadi kegagalan restorasi yang biasanya mengakibatkan pasien mengalami infeksi dan pembengkakan pada gusi. Sehingga perlu dilakukan perawatan ulang atau perlu dilakukan perawatan saluran akar secara menyeluruh tergantung dari kasus dan gejala yang dialami pasien,” kata drg Ratih Mahanani, Rabu (16/11).

Sebagai dokter spesialis gigi konservasi, Ratih berfokus melakukan restorasi atau tindakan medis untuk mempertahankan gigi yang mengalami kerusakan agar tetap berfungsi dengan baik dan tentunya memperhatikan estetika gigi pasien.

“Permasalahan kasus karies atau kita kenal dengan gigi berlubang juga sering saya tangani. Pasien yang mengalami gigi berlubang kami sarankan agar rutin kontrol, jangan dibiarkan. Karena, kalau gigi berlubang dibiarkan maka bisa mengenai bagian pulpa yang didalamnya terdiri dari syaraf, pembuluh darah dan jaringan lunak lainnya,” kata perempuan kelahiran Bangkalan, 13 Maret 1991.

Tidak hanya itu, pasien yang mengalami masalah pada gigi umumnya akan mengalami gejala sakit gigi cenat cenut seperti berdenyut,sakit kepala, ngilu dan kesulitan tidur.

“Pada beberapa kasus yang dialami pasien, umumnya akan melakukan tindakan mumifikasi atau mematikan syaraf. Namun, persoalannya infeksi didalam gigi masih belum dapat diatasi. Sehingga perlu dibersihkan secara menyeluruh melalui perawatan saluran akar,” kata dokter lulusan Universitas Jember dan Universitas Airlangga tahun 2021.

Pos terkait