SAMPIT, Radarsampit.com – Seorang anak buah kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh ke laut saat kapal bersandar di perairan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Insiden yang terjadi di tengah cuaca buruk tersebut hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Korban berinisial DD (38) diduga jatuh ke laut pada Rabu (1/7) sekitar pukul 04.00 WIB ketika kapal bersiap melanjutkan pelayaran setelah sebelumnya berlindung akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
Kasat Polairud Polres Kotawaringin Timur, AKP Roni Paslah, mewakili Kapolres AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menjelaskan bahwa Tugboat Kapuas Bahari V saat itu sedang menarik Tongkang Aulia Kurnia VII dari Pelabuhan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menuju Jetty IBB Parenggean, Kotawaringin Timur.
Setibanya di Muara Teluk Sampit, nahkoda memutuskan melego jangkar untuk menunggu cuaca membaik. Setelah kondisi dinilai aman, seluruh awak kapal kembali menjalankan tugas mengangkat jangkar sebelum melanjutkan perjalanan.
Saat proses tersebut berlangsung, DD bertugas mengarahkan posisi jangkar dari atas tongkang, sedangkan rekannya, HR, mengoperasikan mesin jangkar. Dalam proses itu, DD diduga terpeleset dan jatuh ke laut.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada tali towing. Rekan-rekan korban juga segera melempar pelampung ke arah DD. Namun derasnya arus serta posisi tongkang yang sedang bergerak diduga membuat korban terseret hingga menghilang di bawah tongkang.
Usai kejadian, seluruh awak kapal bersama nelayan setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi hingga pagi hari. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Polairud Polres Kotawaringin Timur kini telah berkoordinasi dengan tim SAR dan instansi terkait untuk memperluas area pencarian. Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban masih terus dilakukan dengan harapan DD segera ditemukan.







