Setelah dilantik Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo, Kapolda Kalteng Irjen Pol Djoko Poerwanto akhirnya menjejakkan kaki di Bumi Tambun Bungai. Pisah sambut dengan pejabat sebelumnya, mengawali kisah Djoko memimpin aparat kepolisian di Kalteng.
DODI, Palangka Raya | radarsampit.com
Kedatangan Djoko disambut meriah dengan tari-tarian. Tak ketinggalan acara seremonial pedang pora, khusus menyambut pejabat baru. Sejumlah pejabat Polda Kalteng ikut menyambut kedatangan pimpinannya tersebut di Lapangan Barigas, Minggu (22/10).
Pada momentum itu juga dilakukan penyerahan Pataka Manunggal Dharma Karya Jaya dari Irjen Pol Nanang Avianto selaku pejabat lama kepada Djoko. Nanang yang digeser menjadi Kapolda Kaltim mengatakan, semua jajaran Polda Kalteng sangat membantu tugasnya.
”Saya bertugas satu tahun sebelas bulan. Kurang dua minggu pas dua tahun. Banyak hal yang positif. Luar biasa personel Polda Kalteng sejak saya jadi kapolda. Terutama ketika pandemi Covid-19 lalu,” kata Nanang.
Menurut Nanang, banyak capaian yang telah diraih untuk Kalteng. Termasuk melaksanakan tugas kemanusiaan hingga ikut menggempur api saat amukan kebakaran hutan dan lahan sedang ganas-ganasnya. ”Saya bangga di Polda Kalteng. Saya berharap ke depan Polda Kalteng semakin lebih baik,” katanya.
Nanang berharap jajaran kepolisian terus memberikan keamanan dan keselamatan, serta pelayanan terbaik pada masyarakat secara profesional.
”Selama memimpin pasti ada kesalahan, baik tindakan maupun ucapan yang kurang berkenan. Oleh sebab itu, saya beserta keluarga mohon maaf sebesar-besarnya dan mohon doa restu untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru,” katanya.
Sementara itu, Djoko bertekad untuk melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya bersama seluruh personel Polda Kalteng. Dan meneruskan capaian terbaik kapolda sebelumnya.
Dia kembali mengingatkan tugas Polri dalam harkamtibmas, penegakan hukum, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. ”Jaga kehormatan dan harga diri Polda Kalteng. Sebagai polisi, tidak boleh menjadi polisi yang tanggung. Makanya harus berpikir cepat dan bertindak cepat,” tegasnya.
Perwira tinggi lulusan Akpol angkatan tahun 1989 ini juga berpesan agar semua personel bisa bekerja sama dan terus saling melengkapi. ”Jangan lelah berbuat baik kepada masyarakat dan institusi. Juga jaga etika sebagai kepolisian. Jangan menjual harga diri institusi dengan mengatakan hanya dirinya yang paling hebat. Berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalteng Kombes Pol Ivan Adhityas Nugraha mengatakan, berbagai kegiatan penyambutan dan pelepasan dilaksanakan. Termasuk melaksanakan lepas pamit bersama forkopimda dan seluruh anggota.
”Pak Nanang ingin berbagi, karena dua tahun kurang memimpin Kalteng. Beliau sosok yang luar biasa, mementingkan kebersamaan dan kerja sama tim. Melakukan dengan ikhlas, hati baik demi masyarakat Kalteng. Salah satunya 84 persen putra daerah sebagai personel Polri di Kalteng. Budaya di Kalteng sangat dijunjung tinggi,” katanya. (***/ign)








