Tepat 1 Mei 2025 hari ini, Sanggul Lumban Gaol mengakhiri jabatannya sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur.
HENY PUSNITA, Sampit | radarsampit.com
Sosok pejabat yang dikenal tegas dan menjunjung tinggi prinsip kedisiplinan dalam menjalankan tugas mengantarkannya pada puncak karir kesuksesan. Sukses sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sukses sebagai pengusaha.
”Sikap disiplin itu sangat penting. Disiplin dalam segala hal terutama ASN harus punya sikap disiplin dalam bekerja dan jaga nilai kejujuran. Tetap semangat dan perbanyak syukur di manapun Anda ditugaskan, jabatan dan tugas mudah maupun sulit harus dihadapi dan dijalani dengan ikhlas,” ucap Sanggul Lumban Gaol saat memberikan sambutan terakhir dalam acara perpisahan di lingkungan kerja Kesbangpol Kotim di RM Mentaya, Rabu (30/4) siang.
Didampingi istrinya, Anik Sukarelawati, Sanggul berdiri di hadapan para ASN di Kesbangpol agar tetap semangat menunjukkan kinerja terbaik di Kesbangpol Kotim.
”Tiga tahun lalu saya ditetapkan tugas di Kesbangpol Kotim. Saya ajak semua pegawai di Kesbangpol agar bangkit membawa perubahan ke arah lebih baik,” ujarnya.
Ia tak terima jika disebut sebagai pegawai buangan yang ditempatkan di Kesbangpol Kotim.
“Saya ajak kabid-kabid saya datang menghadap ke Pak Bupati. Saya ingin mata dan pikiran pimpinan harus memperhatikan Kesbangpol. Ada yang beranggapan Kesbangpol tempat buangan dan saya tidak mau dianggap seperti itu. Saya menanyakan apa yang bisa saya lakukan di sini (Kesbangpol), kalau tidak didukung untuk apa, lebih baik saya mengajukkan pensiun dini,” ucapnya di hadapan Bupati Kotim pada awalnya menjabat sebagai Kepala Kesbangpol pada 4 Februari 2022 lalu.
Sikap tegasnya bukan karena ia menolak ditugaskan di Kesbangpol. Namun, ia ingin membawa perubahan nyata pada Kesbangpol hingga akhirnya perhatian pimpinan tertuju pada Kesbangpol Kotim.
”Saya orang yang keras dalam artian disiplin dalam menjalankan tugas. Di situlah ada perhatian dari pimpinan, yang pada dasarnya untuk membawa perubahan baik dan peran nyata tugas Kesbangpol untuk daerah Kotim,” ujarnya.
Sebagai contoh, dalam hal perekrutan hingga pembinaan paskibraka, Kesbangpol mendapatkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar, lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga proses rekrutmen dan pembinaan paskibraka dapat berjalan maksimal.
Tak hanya Kesbangpol, semua program dan kegiatan di semua instansi pemerintah harus didukung anggaran yang memadai agar kegiatan itu dapat sukses terlaksana.
Perhatian Bupati Kotim Halikinnor juga kembali tertuju ke Kesbangpol, ketika BNK Kotim memperjuangkan pembentukan BNNK Kotim. Meskipun prosesnya dilalui selama bertahun-tahun lamanya, namun perjuangan itu sudah nampak nyata dan mendapatkan dukungan penuh dari Bupati.
”Saat ini BNK Kotim akan segera dibentuk menjadi BNNK Kotim, tinggal menunggu SK-nya saja dari BNN RI. Semua persiapan tenaga kerja, bangunan kantor, angggaran perbaikan bangunan eks Kantor Diskop Kotim semua sudah dipenuhi. Insya Allah, pembentukkan BNNK Kotim segera dibentuk tahun ini,” ujarnya.
Ia juga memberikan kabar baik terkait rencana pembangunan Rehabilitasi Narkoba di belakang Eks Kantor Diskop yang disediakan lahan seluas 2 hektare.
”Rencananya 14 kabupaten kota se-Kalteng urunan mengumpulkan dana masing-masing Rp1 miliar untuk membangun tempat rehabilitasi narkoba. Apabila dana ini terkumpul, kita harapkan pembangunan ini bisa terlaksana tahun ini,” ujarnya.








