Tekan Melambungnya Harga, Pemkot Palangka Raya Subsidi Ongkos Angkut 250 Ton Beras

society kota
Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Pemerintah Kota Palangka Raya mengalokasikan anggaran untuk subsidi ongkos angkut beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) sebanyak 250 ton. Beras itu akan dijual ke pasar dan gerai SPHP milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalteng.

Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan, nilai subsidi ongkos angkut beras SPHP per kilogramnya Rp160, sehingga total anggaran yang dihabiskan sebesar Rp40 juta.

Bacaan Lainnya

Program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) yang dijalankan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian tersebut diharapkan bisa menekan harga beras agar tak melambung.

”Kegiatan seperti ini sudah kedua kalinya dilaksanakan. Pertama jelang Natal dan Tahun Baru 2023. Kemudian, Maret 2023 menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini sangat ampuh untuk membantu masyarakat mendapatkan beras sesuai harga eceran tertinggi (HET). Tentunya beras SPHP milik Bulog,” ucapnya, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga :  DPO Sejak 2021, Seorang Anggota OPM Akhirnya Menyerahkan Diri

Hera menuturkan, pemkot bersama stakeholder berupaya memastikan skema penanganan inflasi berjalan dengan baik. Subsidi ongkos angkut beras tidak hanya diberikan kepada Bulog Kalteng, melainkan terhadap salah satu distributor beras di Palangka Raya yang juga mendapatkan subsidi untuk 250 ton beras.

Hera menjelaskan, SOA merupakan program kebijakan dari pemerintah daerah terkait pemberian bantuan dana langsung kepada distributor penyalur kebutuhan pokok masyarakat dari pusat produksi sampai lokasi pendistribusian bahan pokok.

Hera mengimbau masyarakat Palangka Raya tak khawatir terhadap stok beras di daerah. Sebab, ketersediaan beras di Palangka Raya masih relatif aman dan jauh dari kelangkaan.

”Pokoknya jangan panik buying. Karena itu, beli pangan secukupnya dan jangan khawatir ketersediaannya, karena pemerintah menjamin adanya stok beras di Palangka Raya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng Budi Cahyanto mengatakan, ketersediaan beras di Kalteng saat Ramadan hingga Idulfitri aman. Stakeholder terkait terus berupaya menjaga harga, salah satunya melalui subsidi ongkos angkut.



Pos terkait