SAMPIT, radarsampit.com – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalsel-Teng) menggelar bakti karya pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB) series III tahun 2024.
Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen PLN meningkatkan layanan pelanggan serta mewujudkan keandalan listrik sekaligus bagian dari pemeliharaan jaringan listrik baik itu jaringan listrik 20 KV maupun jaringan bertegangan rendah.
Pada tahum 2024 ini, UID Kalselteng mengangkat tema, “Semangat disiplin eksekusi, wujudkan zero gangguan dan zero accident menuju penjualan beyond RKAP”.

Kegiatan PDKB yang dilaksanakan selama lima hari mulai 24-28 Juni 2024 dibuka dengan menggelar apel gabungan di halaman Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampit yang dihadiri Wakil Bupati Kotim Irawati, Manager PLN ULP Sampit Sesen, Asisten Manager PDKB PLN UID Kalselteng Juli, jajaran Asisten Manager UP3 Pangkalan Bun dan pasukan elit PDKB.
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pangkalan Bun Presly Silaen mengatakan dalam kegiatan bakti karya PDKB, UID Kalselteng menurunkan Tim elit PDKB gabungan dengan total enam tim yaitu dua tim dari UP3 Banjarmasin, UP3 Barabai, UP3 Kotabaru, UP3 Kuala Kapuas, UP3 Palangka Raya dan UP3 Pangkalan Bun.
Untuk diketahui, Per Februari 2024 lalu UP3 mengalami pemekaran wilayah yang mana saat ini UP3 Pangkalanbun menaung lima ULP Sampit, ULP Pangkalan Bun, ULP Seruyan, ULP Lamandau dan ULP Sukamara. Namun, dalam kegiatan bakti PDKB ini hanya fokus dilakukan di wilayah ULP Sampit dan ULP Pangkalan Bun dengan target 353 titik target perbaikan.
“253 target eksekusi perbaikan di dua ULP Sampit dan ULP Pangkalan Bun ini berdampak terhadap 60 persen bobot kinerja UP3 Pangkalan Bun. Selama pemeliharaan jaringan 20 KV, tim PDKB bekerja dalam keadaan bertegangan tanpa pemadaman sehingga masyarakat tetap dapat melakukan aktivitas pekerjaannya selama kegiatan pemeliharaan berlangsung,” kata Presly Silaen saat diwawancarai awak media, Senin (24/6/2024) pagi.

“Dari kegiatan PDKB ini, PLN dapat menghemat biaya pemeliharaan mencapai Rp 671.257.150 dengan analisis perhitungan Energy Not Supplied (ENS) (kWh) pada PDKB sebesar 551.567.091,” tambahnya.
Saat menjadi pembina apel, Presly berpesan kepada seluruh petugas teknis yang bertugas agar tetap memperhatikan keselamatan bekerja.
”Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai target dan yang terpenting lakukan pekerjaan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), gunakan alat pelindung diri, tetap jaga keselamatan selama menjalankan pekerjaan,karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia dan ingat keluarga anda menanti di rumah,” kata Presly.
Dalam pelaksanaannya, tim yang bertugas juga diminta memperhatikan situasi dan kondisi dan mengantisipasi dan meminimalisir sesuatu hal yang dapat membahayakan.
”Mulai bekerja dengan doa, tetap semangat dalam bekerja. Berikan pemahaman dilingkungan sekitar lokasi kerja, pasang tanda rambu-rambu pekerjaan sehingga pekerja yang bertugas dan masyarakat disekitarnya aman,” ujarnya.
Manager PT PLN ULP Sampit Sesen mengatakan dalam kegiatan PDKB yang dilaksanakan selama lima hari kedepan melibatkan 48 personel tim PDKB yang meliputi enam tim gabungan UID Kalselteng. Ditambah 21 personel PLN dan 36 personel pelayanan teknis (yantek).

“Selama kegiatan bakti karya PDKB berlangsung, 105 personel gabungan sudah difasilitasi enam unit mobil SL (Sentuh Langsung) dan empat unit mobil yantek yang diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan mobilisasi personel ke sasaran titik target perbaikan,” kata Sesen.








