UMi The Series: Pembiayaan UMi untuk UMKM Berdaya

KPPN pangkalan bun
PEMBERDAYAAN: KPPN Pangkalan Bun menyelenggarakan Sosialisasi Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) pada Rabu (15/6/2022) pukul 09.00-11.00 WIB secara hybrid di Aula KPPN Pangkalan Bun dan melalui zoom meeting. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Masa Pandemi Covid-19 yang dimulai sejak tahun 2020, puncaknya ditandai dengan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai daerah.

Salah satu yang paling terdampak Pandemi Covid-19 ini adalah bidang ekonomi. Pelaku usaha skala besar sampai mikro menghadapi tantangan dan hambatan yang bahkan tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Tak ayal berbagai sektor usahapun terkena imbasnya, termasuk lebih dari 80% pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Riset oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Indonesia juga menemukan bahwa sepanjang tahun 2020, terdapat dua masalah utama yang dihadapi oleh UMKM yang terdampak pandemi, yaitu masalah keuangan dan pasokan/penerimaan.

Selain dari minimnya fasilitas operasional, sumber daya, dan pendanaan, UMKM juga masih kurang menguasai platform digital.

Seiring dengan dilaksanakannya percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh Pemerintah, perlu dilakukan upaya untuk mengatasi masalah keuangan sektor UMKM dengan menyediakan fasilitas kredit program dari pusat investasi pemerintah melalui PT. Pegadaian CP Pangkalan Bun selaku pihak penyalur.

Dalam rangka menjalin kemitraan antara pihak penyalur dengan debitur, KPPN Pangkalan Bun menyelenggarakan Sosialisasi Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) pada Rabu (15/6/2022) pukul 09.00-11.00 WIB secara hybrid di Aula KPPN Pangkalan Bun dan melalui zoom meeting.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala KPPN Pangkalan Bun, Indra Karunia Dewanti. Dalam kesempatan itu disampaikan latar belakang dan tujuan sosialisasi yakni untuk meningkatkan jumlah debitur maupun nilai penyaluran yang akan meningkatkan kapasitas UMKM sehingga dapat terwujudnya outcome berupa kontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Selanjutnya, penyerahan plakat dilakukan oleh Kepala KPPN Pangkalan Bun kepada narasumber dari PT Pegadaian CP Pangkalan Bun dan piagam penghargaan atas kerjasamanya dalam acara sosialisasi kepada perwakilan Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat.

Kegiatan dilanjutkan oleh perwakilan PT Pegadaian CP Pangkalan Bun, Ernawati, selaku narasumber dengan menyampaikan paparan mengenai Program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).

Layanan yang diberikan oleh PT Pegadaian CP Pangkalan Bun yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM yaitu Kreasi Reguler (Mikro Kreasi), Kreasi Fleksi, dan Kreasi Ultra Mikro.

Kreasi Reguler (Mikro Kreasi) adalah kredit dengan angsuran bulanan untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Solusi kredit bagi para pelaku usaha mikro kecil dengan mneggunakan BPKB sebagai agunan berprinsip fidusia. Batas pinjaman mulai Rp1.000.000 sampai dengan Rp.400.000.000 dengan pinjaman berjangka waktu fleksibel (12, 18, 24, 36, dan 48 bulan).

Kreasi Fleksi adalah kredit untuk pengembangan usaha dengan angsuran fleksibel. Pinjaman dimulai dari Rp1.000.000,00 dengan jangka waktu pinjaman bervariasi (3, 4, 6, 12, 18, 24, 36 bulan).

Keunggulan dari layanan ini yaitu pelunasan dapat dilakukan sewaktu-waktu dan pembayaran dapat dilakukan dengan sistem pembayaran sekali bayar atau bayar berkala.

Kreasi Ultra Mikro adalah kredit dengan angsuran bulanan/berjangka untuk pengembangan usaha ultra mikro sampai dengan 10 juta rupiah dan disertai dengan pendampingan. Solusi kredit bagi para pelaku usaha mikro kecil dengan menggunakan BPKB sbagai agunan berprinsip fidusia. Batas pinjaman mulai Rp1.000.000 sampai dengan Rp10.000.000 dengan pinjaman berjangka waktu fleksibel (12, 18, 24, 36, dan 48 bulan).

Pos terkait