WADUH!!! Stok Vaksin di Kotim Mendekati Kedaluwarsa

Genjot Vaksinasi dengan Hadiah Sembako

Layanan vaksinasi Covid-19 gotong royong super presisi yang diadakan Polres Kotim kembali diperpanjang
VAKSINASI GOTONG ROYONG : Salah seorang warga yang divaksin di Taman Kota Sampit, Sabtu (26/3). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Layanan vaksinasi Covid-19 gotong royong super presisi yang diadakan Polres Kotim kembali diperpanjang. Setelah layanan vaksinasi dilaksanakan di Taman Kota Sampit selama sepekan mulai Minggu (13/3) dan berakhir Minggu (20/3) lalu, kini ditambah dua hari.

”Pada dasarnya kami hanya ingin membantu mendukung pemerintah untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19, sehingga layanan vaksinasi kembali diperpanjang dua hari, mulai hari ini sampai besok,” kata Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Sabtu (26/3).

Bacaan Lainnya

Demi mengajak warga untuk mengikuti vaksin, pihaknya pun mengiming-imingi hadiah sembako seperti minyak goreng 500 liter, beras 600 sak kemasan 3-5 kg, snack dan lain-lain.

“Polres Kotim mendapatkan suplai vaksin lagi dari Dinkes Kotim, layanan vaksinasi terus digencarkan, karena dalam waktu dua minggu lagi vaksin sudah dekat expired (kedaluwarsa) dan jumlahnya cukup banyak. Maka dari itu, kami berusaha mengajak masyarakat Kotim ataupun di luar Kotim ayo vaksin. Datang divaksin, daya tahan tubuh lebih kuat melawan virus, pulang-pulang bawa sembako,” katanya.

Dalam memberikan pelayanan  vaksinasi Covid-19, Polres Kotim melibatkan 28 tenaga kesehatan Bhayangkari termasuk perawat dan Polwan yang turut membantu kegiatan vaksinasi Covid-19. Adapun vaksin yang digunakan merk Sinovac, Cocovac dan Astrazeneca.

“Sasaran layanan vaksinasi Covid-19 ditujukan untuk masyarakat yang belum menjalani vaksin dosis 1 dan dosis 2 serta sedikit jatah vaksin booster. Setelah masyarakat selesai divaksin, bisa langsung mengambil kupon undian, apabila beruntung akan mendapatkan hadiah doorprize yang sudah kami sediakan, kalaupun tidak beruntung tetap kami berikan snack,” katanya.

“Khusus untuk lansia berusia di atas 60 tahun, tidak perlu ambil undian, langsung mendapatkan beras,” sambungnya.

Sarpani mengatakan, hingga siang Sabtu (26/3) kemarin, pihaknya telah melayani 430 dosis. “Target kita 20.789 vaksin, selama layanan vaksinasi super presisi sudah ada 7000-an yang divaksin dan ditambah dua hari ini, kita optimistis bisa mencapai 10.000 dosis,” katanya.

Lebih lanjut Sarpani mengatakan selain untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan percepatan program vaksinasi, layanan vaksinasi massal juga bertujuan agar masyarakat memiliki daya imun yang kuat dan siap menyambut bulan suci Ramadan 1443 Hijriyah.

“Kita mengharapkan dengan mempercepat persentase program vaksinasi Covid-19, masyarakat Kotim memiliki daya imun yang tinggi sehingga memasuki Ramadan bulan depan, Kotim diharapkan bisa turun dari level 3 ke level 2 sehingga kebijakan PPKM bisa dilonggarkan,” katanya.

Menurutnya, dengan mendukung dan membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi Covid-19, dapat  menciptakan suasana yang kondusif dan kekhawatiran akan penularan yang merujuk pada kasus kategori sedang hingga kategori berat dapat diantisipasi.

“Kebijakan kelonggaran PPKM itu tolok ukurnya pencapaian vaksinasi di Kotim. Semakin sempurna persentase masyarakat yang sudah melaksanakan vaksin, maka kemungkinan pemerintah untuk menurunkan level dapat dilakukan,” ujarnya.

Kepolisian juga akan terbantu, karena selama ini masyarakat merasa jenuh dengan pembatasan aktivitas. Semua pihak mengharapkan selama Ramadan hingga Lebaran, masyarakat bisa beribadah dengan lancar tanpa pembatasan ekstra ketat. (hgn/yit)

Pos terkait