Waspada Serangan Cuaca Ekstrem, Damkar Tebangi Pohon Rawan Tumbang

Waspada Serangan Cuaca Ekstrem Damkar Tebangi Pohon Rawan Tumbang
TEBANG POHON: Antisipasi cuaca ekstrem Damkar Kobar melakukan antisipasi dengan memangkas pohon peneduh rawan tumbang, Rabu (9/3) (Damkar Kobar For Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN – Cuaca ekstrem masih menjadi momok bagi warga Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terutama ancaman petir dan angin kencang saat hujan mengguyur dengan intensitas lebat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan  Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi (Stamet) Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Aqil Ikhsan mengatakan BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Peringatan dini dikeluarkan untuk hari ini dari pukul 14.15 WIB sampai pukul 16.00 WIB, kita imbau warga agar waspada terhadap cuaca ekstrem,” ujarnya, Rabu (9/3).

Dijelaskannya potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang terjadi di Kecamatan Arut Selatan, dan Kecamatan Kumai. Hujan dan petir juga berpotensi meluas hingga ke Kecamatan Kotawaringin Lama, Arut Utara, Pangkalan Lada serta Pangkalan Banteng.

Menurutnya, potensi tersebut bukan hanya terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat tetapi juga hingga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, Barito Utara dan Selatan, serta wilayah Kalteng lainnya.

Baca Juga :  DPRD Kobar Dukung Usulan Perda Protokol Kesehatan

Sementara itu, cuaca buruk juga berpotensi terjadi ke pesisir pantai Kumai, yang berdampak pada aktivitas nelayan di pesisir terpadu Bugam Raya, karena nelayan memilih untuk menahan diri untuk pergi ke laut, meskipun ketinggian gelombang masih terbilang rendah.

“Gelombang 0,5 – 1,25 meter, namun saat ini memang terjadi hujan lebat di wilayah perairan sehingga kecepatan angin di laut cukup signifikan,” ungkapnya.

Pos terkait