Ada Kasus Ini, Warga Palangka Raya Bisa Lapor ke Kejari

Satgas Anti Mafia Siap Bergerak

Kepala Seksi Intel Kejari Kota Januar Hapriansyah, saat menyampaikan pembentukan tim Satuan Tugas Anti Mafia Tanah, Pelabuhan dan Pupuk. (dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA –Merespon banyaknya masyarakat yang merasa dirugikan terkait persoalan pertahanan, pelabuhan dan pupuk di Kota Palangka Raya, Kejaksaan Negeri Palangka Raya membentuk tim satuan tugas anti mafia untuk menangani ketiga sektor tersebut.

Satgas ini juga akan mengawasi, tindak tanduk oknum-oknum pemerintah dan swasta yang berkecimpung di ketiga sektor tersebut.

Bacaan Lainnya
Berita Kehilangan

Kejari Palangka Raya Totok B sapto Dwijo melalui Kepala Seksi Intel Kejari Kota Januar Hapriansyah menyatakan, tim ini tidak main-main dalam memberantas dan menindak mafia tanah, pupuk dan pelabuhan. Termasuk jika ada oknum-oknum penegak hukum terlibat permainan kotor di tiga sektor tersebut.

”Senin (17/1), Kejari Palangka Raya sudah membentuk tim Satuan Tugas Anti Mafia Tanah, Pelabuhan dan Pupuk. Tim itu komitmen untuk memberangus mafia tersebut dan siap menerima laporan dari masyarakat Palangka Raya,” ujarnya.

Januar menjelaskan, tim bergerak apabila menerima laporan dari masyarakat, namun setelah menerima data serta bukti pendukung lainnya sesuai yang dikeluhkan oleh masyarakat itu sendiri.

”Maka itu, bagi masyarakat silahkan datang ke kejari untuk melakukan pelaporan terkait hal tersebut dan yakinlah akan ditindaklanjuti sesuai aturan,” tegasnya.

Pihaknya juga akan membuat posko pengaduan di kantor Kejaksaan Negeri Kota Palangka Raya. Dan salah satu syarat melapor,  dengan menyertakan kartu tanda penduduk serta menceritakan secara detail persoalan yang dialami,  akibat tindakan dugaan mafia.

Baca Juga :  Banjir di Bukit Rawi Sisakan Kerusakan Jalan

”Tim ini dibuat berdasarkan surat perintah bapak Kajari. Saya dan anggota para jaksa, tidak main-main. Laporan juga akan diteruskan ke Jaksa Agung,”  tukas Januar.

Ia menilai, sejauh ini dugaan soal mafia tanah sudah sangat meresahkan masyarakat. Apalagi terdapat berbagai korban tidak hanya dari kalangan biasa,  tetapi hingga ke artis dan mantan pejabat negara.

Pos terkait