Akses Antardesa di Kalbar sudah Terbuka, Tinggal Tunggu Jembatan Penghubung ke Kalteng

Keberadaan jembatan Jelai yang menghubungkan Sukamara dengan wilayah Kalbar, namun masih belum tersambung.(dok.radarsampit)

SUKAMARA – Akses antara desa di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar),  yang terdekat dengan Kabupaten Sukamara, sejauh ini masih mengandalkan jalur sungai. Meski demikian,  akses antardesa melalui darat di wilayah Kalbar sudah terbuka, sehingga tinggal menunggu jembatan Jelai terhubung maka akses ke Kalteng sudah tembus.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga desa Sungai Buluh, Kecamatan Manis Mata, Kalbar, akses darat di wilayah mereka sudah terbuka sejak beroperasionalnya perusahaan perkebunan kelapa sawit. Namun,  saat ini jika ingin ke Sukamara hanya bisa melalui jalur sungai.

Begitupun di wilayah Desa Jambi.  sudah bisa mengakses hingga jalan menuju jembatan. Namun karena pembangunan jalan belum tuntas, maka warga memilih menggunakan jasa perahu mesin untuk mengangkut kendaraan menyeberang ke Sukamara dan sebaliknya.

“Untuk jalan sebenarnya sudah ada dan tinggal menembuskan ke jembatan Jelai. Banyak warga yang menyeberang membawa sepeda motor melalui jalan itu. Mudah-mudahan tahun ini sudah tersambung sehingga bisa dilewati,” harap Jenal, salah seorang warga.

Informasi dari sejumlah warga juga menyebutkan,  jarak tempuh jika lewat akses darat juga akan lebih cepat dibanding jalur sungai. Semisal ke desa Sungai Buluh diperkirakan kurang dari satu jam perjalanan darat melalui desa Jambi. Begitupun sebalinya, akses dari Sukamara ke wilayah Kalbar juga terbuka.

“Jika jembatan terhubung maka akses darat dari Sukamara ke Kalbar akan terbuka, baik menuju Kendawangan, Ketapang dan wilayah lainnya yang terdekat,”  ungkap Iwan, warga lainnya.(fzr/gus)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *