Banjir Surut, Kerusakaan Bangunan Didata

Warga korban banjir di Flamboyan Bawah ketika menerima bantuan dari Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Kodim 1016 Palangka Raya, kemarin.(istimewa)

PALANGKA RAYA- Setelah lebih sepekan diterjang banjir akibat luapan Sungai Kahayan, kini sejumlah wilayah terdampak banjir di Kota Palangka Raya mulai berangsur-ansur normal. Debit air semakin turun dan akses jalan sudah bisa dilalui, meskipun masih terdapat pemukiman warga tergenang air.

Per Senin (22/11), terdata di sejumlah wilayah kelurahan terdampak debit air semakin menurun. Di Kelurahan Palangka turun sekitar 10 sentimeter, Di Bukit Tunggal 30 sentimeter, Katimpun 15 sentimeter, Tanjungpinang 15 sentimeter, Danau Tundai 10 sentimeter , Kalampangan 11 sentimeter, Marang 5 sentimeter, dan Berang Bengkel 10 sentimeter serta  kelurahan lain.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, di 21 kelurahan terdampak banjir debit air turun drastis. Tetapi memang masih ada rumah warga terendam air dan masih ada warga yang berada di posko pengungsian sementara.”Secara global, seluruh kelurahan debit airnya sudah turun,” ujarnya.

Emi  juga menyampaikan, masih ada warga yang mengungsi dan berdiam di rumah, meski rumahnya terendam air. Saat ini pihaknya terus melakukan pengecekan infrastruktur yang mengalami kerusakan karena banjir.”Semua debit airnya turun. Data terkini ada 8.802 KK, 31.117 jiwa,120 RT dan 10.950 terdampak banjir.Semoga kondisi ini segera berlalu,” paparnya.(daq/gus)

Pos terkait