Berpacu dengan Waktu Tuntaskan Vaksinasi

vaksinasi
VAKSIN DRIVE THRU: Polda Kalteng bersama Polres jajaran kembali menggelar vaksinasi serentak secara drive thru, Kamis (12/8). (Insert) Dandim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf Rofiq Yusuf cek posko PPKM tingkat Koramil. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Sejumlah instansi berpacu memenuhi target pembentukan kekebalan kelompok (herd immunity) di wilayah Kalimantan Tengah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi massal.

Seperti yang dilakukan Polda Kalteng bersama Polres jajaran yang kembali menggelar vaksinasi serentak di 14 Kabupaten dan Kota secara drive thru atau Lantatur (layanan tanpa turun), Kamis (12/8).

Bacaan Lainnya

Di Palangka Raya difokuskan di Bundaran Besar di Jalan Yos Sudarso. Kegiatan bekerjasama dengan TNI, Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi Kalteng. Tidak ada kerumunan dalam pelaksanaan tersebut dan seluruh masyarakat tertib mengikuti vaksinasi massal ini.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, di tengah meningkatnya angka terpapar Covid-19, berbagai langkah terus dilakukan jajarannya. Salah satunya kegiatan vaksinasi kali ini, pihaknya menargetkan 6.000 vaksinasi di 14 Kabupaten dan Kota.

“Vaksinasi massal ini diprioritaskan kepada orang lansia, pelayan publik dan masyarakat umum dengan tujuan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat,” ucapnya.

Dedi menekankan, dipilihnya sistem tersebut lantaran memiliki efektifitas dalam pelaksanaan, sehingga warga yang menerima vaksin tidak perlu turun dari kendaraan dan mempercepat pelaksanaan.

”Dari hasil anev metode itu membutuhkan relatif lebih singkat dan nyaman, tidak menunggu lama dan juga tidak harus turun di kendaraan,” ujarnya.

Lanjut Dedi, nantinya hal serupa akan kembali dilakukan pada 17 Agustus dan akan lebih dimasifkan, apalagi sudah ada vaksin lagi tambahan sebanyak 43 ribu dosis.

”Kami harapkan jumlah itu, dua tiga hari sudah habis. Tetapi tetap pendaftaran melalui WA BOT secara online, dan jika manual tetap dilayani,” sebut perwira tinggi Polri ini.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat yang belum atau yang sudah divaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan, karena akan percuma divaksin kalau protokol kesehatan diabaikan.

“Polda Kalteng akan terus berupaya mendukung program percepatan vaksinasi massal, baik dalam bentuk bantuan tenaga medis, pengamanan, antar jemput lansia yang akan divaksin dan lain sebagainya,” tuturnya.

Kapolda menegaskan, hal ini merupakan salah satu upaya dalam rangka percepatan vaksinasi untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kita ingin mempercepat program vaksinasi, salah satunya dengan vaksinasi drive thru ini sehingga warga Kalimantan Tengah lebih nyaman dan mudah untuk memperoleh vaksinasi tanpa harus berkerumun,” imbuh Dedi.

Sementara, langkah lain dilakukan Dandim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf Rofiq Yusuf yakni dengan mengapresiasi peran Koramil Pahandut dalam membantu pemerintah daerah menangani pandemi Covid-19.

“Terkait kondisi wilayah dalam penanganan pandemi Covid-19 agar tetap bersinergi dan saling bekerja sama, terutama tim Testing, Tracing dan Treatment,” ujarnya saat kunjungan ke Koramil 1016-01/Pahandut guna pengecekan posko PPKM tingkat Koramil.

Danramil 1016-01/Pahandut Mayor Inf Heru Widodo memaparkan kondisi personil dan kondisi wilayah geografi, demografi dan Komsos.

“Hal menonjol adalah wilayah ini bergambut jika musim kemarau terjadi Karhutla dan sering terjadi sengketa tanah karena sertifikat yang tumpang tindih. Namun pihaknya juga tetap mengimbau terkait disiplin protokol kesehatan (prokes),” pungkasnya. (daq/fm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *