Bupati Kotim Ajak Peserta Nikmati Wisata, Berharap Lahir Grandmaster Catur

Dari Meriahnya Pembukaan Kejurprov Catur se-Kalteng

Bupati Kotim Halikinnor bermain catur melawat atlet muda Kotim Hafiz
ADU STRATEGI: Bupati Kotim Halikinnor bermain catur melawat atlet muda Kotim Hafiz pada pembukaan Kejurprov Catur se-Kalteng, Kamis (30/6). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur se-Kalteng tahun 2022 resmi dibuka di Kota Sampit, Kamis (30/6) siang. Ada 200 lebih peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng siap bertanding memperebutkan puluhan medali.

Kegiatan yang dirangkai dengan Rapat Kerja Provinsi Percasi Kalteng itu dilaksanakan selama empat hari pada 30 Juni – 3 Juli 2022 di Banana Ballroom Hotel Werra. Pantauan Radar Sampit, sejumlah pejabat penting hadir dalam pembukaan, di antaranya Bupati Kotim Halikinnor, Wakil Bupati Kotim Irawati, Asisten II Setda Kalteng Leonard S Ampung, Kapolres Kotim AKBP Sarpani, Sekda Kotim Fajrurrahman, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksana Tajudinnor Asra mengatakan, selama empat hari pertandingan berlangsung, ratusan peserta akan bersaing mengadu kemampuan otak memainkan bidak catur dan menguasai 64 petak untuk memperebutkan 24 medali emas, 24 medali perak, dan 24 medali perunggu.

”220 peserta kami fasilitasi tempat penginapan di sini (Hotel Werra) dan termasuk konsumsi pagi, siang, dan malam yang ditanggung panitia,” kata Tajudinnor Asra.

Tajudinnor mengatakan, kegiatan Kejurprov Kalteng ini merupakan agenda berseri. Setelah pertandingan ini, peserta yang terbaik dan berhasil meraih medali, memiliki kesempatan mewakili Kalteng dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) catur di Aceh.

”Untuk senior ada 1 sampai 3 orang perwakilan dan untuk junior masing-masing kategori ada satu keterwakilan. Kami menyediakan total hadiah termasuk uang pembinaan bagi para jawara sebesar Rp 52,6 juta. Masing-masing juara peringkat 1-6 mendapatkan hadiah uang pembinaan berbeda sesuai dengan peringkat tertinggi,” ujarnya.

Mengenai sistem pertandingan, menggunakan sistem pertandingan swiss 7 babak. Ada  3 kategori pertandingan yang akan dilaksanakan, yang terdiri dari 17 kelas. Di antaranya, kelas junior A-G putra dan putri dari usia 7-19 tahun, kelas senior putra dan putri, dan kelas veteran minimal usia 56 tahun.

”Sistem pertandingan menggunakan sistem swiss 7 babak. Yang terdiri dari catur cepat 25 menit, catur kilat 5 menit, dan catur klasik 60 menit. Untuk penentuan juara dihitung dari poin tertinggi. Sedangkan penentuan peraih juara umum ditentukan dari jumlah medali terbanyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Percasi Kalteng Syaiful mengatakan, Kejurprov dilaksanakan setiap tahun. Namun, selama dua tahun vakum karena pandemi Covid-19 dan kembali diadakan di Kotim.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang diwakili Asisten II Setda Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, selama dua tahun lalu, pandemi Covid-19 melanda Bumi Tambun Bungai Kalteng. Kegiatan olahraga tak dapat terlaksana untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, seriing dengan melandainya angka kasus Covid-19 di Kalteng, dunia olahraga mulai kembali bangkit menjalankan sejumlah event olahraga di Kalteng.

”Saat ini di Kota Palangka Raya sedang digelar dua agenda besar olahraga secara bersamaan, yaitu pekan olahraga pelajar provinsi (Poprov) Kalteng dan kejuaraan nasional  panahan senior tahun 2022. Dan setelah ini, pada 5-7 Juli akan dilanjutkan Open Turnamen Catur Gubernur Kalteng yang diikuti perwakilan peserta dari 34 Provinsi Se-Indonesia,” katanya.

Dengan bangkitnya kegiatan olahraga di Kalteng, dia berharap dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para atlet untuk terus berkarya melatih kemampuannya. Dia juga memastikan Pemprov Kalteng mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk catur.

Menurutnya, catur merupakan permainan melatih otak yang membutuhkan energi dan konsentrasi ekstra dalam setiap langkah bidak catur yang mendarat menuju petak yang dipilihnya.

Pos terkait