Bupati Kotim Ajak Peserta Nikmati Wisata, Berharap Lahir Grandmaster Catur

Dari Meriahnya Pembukaan Kejurprov Catur se-Kalteng

Bupati Kotim Halikinnor bermain catur melawat atlet muda Kotim Hafiz
ADU STRATEGI: Bupati Kotim Halikinnor bermain catur melawat atlet muda Kotim Hafiz pada pembukaan Kejurprov Catur se-Kalteng, Kamis (30/6). (HENY/RADAR SAMPIT)

Mengenai sistem pertandingan, menggunakan sistem pertandingan swiss 7 babak. Ada  3 kategori pertandingan yang akan dilaksanakan, yang terdiri dari 17 kelas. Di antaranya, kelas junior A-G putra dan putri dari usia 7-19 tahun, kelas senior putra dan putri, dan kelas veteran minimal usia 56 tahun.

”Sistem pertandingan menggunakan sistem swiss 7 babak. Yang terdiri dari catur cepat 25 menit, catur kilat 5 menit, dan catur klasik 60 menit. Untuk penentuan juara dihitung dari poin tertinggi. Sedangkan penentuan peraih juara umum ditentukan dari jumlah medali terbanyak,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Ketua Umum Percasi Kalteng Syaiful mengatakan, Kejurprov dilaksanakan setiap tahun. Namun, selama dua tahun vakum karena pandemi Covid-19 dan kembali diadakan di Kotim.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran yang diwakili Asisten II Setda Kalteng Leonard S Ampung mengatakan, selama dua tahun lalu, pandemi Covid-19 melanda Bumi Tambun Bungai Kalteng. Kegiatan olahraga tak dapat terlaksana untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, seriing dengan melandainya angka kasus Covid-19 di Kalteng, dunia olahraga mulai kembali bangkit menjalankan sejumlah event olahraga di Kalteng.

Baca Juga :  Harga Tiket Pesawat Mulai Dikeluhkan

”Saat ini di Kota Palangka Raya sedang digelar dua agenda besar olahraga secara bersamaan, yaitu pekan olahraga pelajar provinsi (Poprov) Kalteng dan kejuaraan nasional  panahan senior tahun 2022. Dan setelah ini, pada 5-7 Juli akan dilanjutkan Open Turnamen Catur Gubernur Kalteng yang diikuti perwakilan peserta dari 34 Provinsi Se-Indonesia,” katanya.

Pos terkait