Bupati Resmikan Warding Perumdam Tirta Arut Pangkalan Bun

Untuk Peningkatan Pelayanan Pelanggan

WADAH BERUNDING: Bupati Kobar Hj Nurhidayah, Direktur Perumdam Tirta Arut dan jajaran saat peresmian layanan Wadah Berunding, Senin (7/3) (SYAMSUDIN/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Pangkalan Bun meresmikan layanan Warding “Wadah Berunding” atau tempat berunding bagi pelanggan Perumdam Tirta Arut yang mengalami masalah terhadap distribusi air atau yang berhubungan dengan pelayanan yang dirasakan, Senin (7/3).

Peresmian layanan yang dilakukan Bupati Kobar Hj.Nurhidayah merupakan sebagai inovasi perusahaan daerah dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Di era digitalisasi sekarang ini hampir semua keluhan disampaikan di media sosial sehingga keluhan itu tidak terukur dan petugas tidak selalu memantau medsos.

Melalui Warding ini warga diharapkan bisa datang dan menyampaikan keluhan sehingga bisa jelas dan bisa segera ditangani jika berkaitan dengan pelayanan. Bupati juga menekankan bahwa hal paling utama dalam mengelola Perumdam tersebut adalah pelayanan prima.

Persoalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini adalah urusan nomor dua. “Perusahaan ini memang tidak bisa mengutamakan PAD karena kita fokus pada pelayanan, semoga terus berkembang dan semakin pesat baik dari sisi jumlah pelanggan maupun secara cakupan wilayah,” harap Nurhidayah.

Baca Juga :  Orangutan Jantan Masuki Hutan Lanud

Sementara itu, dari capaian program kerja tahun 2021 perusahaan pelat merah ini terbilang cukup membanggakan, seperti pendapatan usaha realisasi di tahun 2021 sebesar Rp 33 miliar lebih sedangkan tahun sebelumnya Rp 28 miliar lebih. Atau ada kenaikan 13,4 persen.

Selain itu dilihat dari angka kebocoran, Perumdam Tirta Arut mampu menekan sebesar 21,60 persen. Pengembangan jaringan pelayanan perpipaan transmisi dan distribusi unit IKK Pangkut, serta penambahan seribu lebih jumlah sambungan baru pada tahun 2021.

Pos terkait