Capaian Vaksinasi Lansia di Kotim Masih Rendah, Program Lainnya Terganjal

ANTRE : Sejumlah warga berusia lansia ketika menunggu giliran vaksinasi di Puskesmas Ketapang I Sampit, belum lama tadi. (DOK.Yuni/Radar Sampit)

SAMPIT – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi mengatakan, masih banyak kelompok lanjut usia (lansia) yang belum menerima vaksinasi Covid-19. Padahal, orang dengan kelompok usia lebih dari 59 tahun menjadi salah satu prioritas vaksinasi Covid-19.

Capaian vaksinasi tersebut bahkan belum sampai 50 persen. Masih rendahnya vaksinasi lansia menjadi perhatian Pemkab Kotim. Dinas Kesehatan terus berupaya mencapai target yang telah ditentukan.

Bacaan Lainnya

”Kami berupaya mencapai target vaksinasi untuk lansia dengan berbagai terobosan, seperti pelaksanaan vaksinasi mobile. Setiap hari puskesmas juga menyediakan layanan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya capaian vaksinasi lansia. Antara lain, usia di atas 60 tahun. Tak sedikit yang mengalami sakit atau memiliki penyakit bawaan, sehingga tidak dapat divaksin.

”Mereka juga banyak yang tinggal di rumah, sehingga kesulitan datang ke lokasi vaksinasi,” ungkapnya.

Target sasaran vaksinasi terhadap lansia di Kotim sebanyak 20.786 orang. Realisasi lansia yang divaksin dosis pertama sebanyak 8.815 orang atau 42,41 persen dan kedua 4.960 orang atau 23,86 persen.

Rendahnya capaian vaksinasi lansia berpengaruh terhadap pelaksanaan vaksinasi bagi anak 6-11 tahun. Selain vaksinasi dosis pertama harus mencapai 70 persen, vaksinasi bagi anak juga baru bisa dilaksanakan apabila cakupan vaksinasi pada kelompok lansia mencapai 60 persen.

Secara nasional kegiatan vaksinasi telah dimulai sejak Januari 2021 dan sampai saat ini telah menyasar seluruh masyarakat usia 12 tahun ke atas. Perluasan kelompok usia sasaran perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada masyarakat.

Pos terkait