Dicegat di Lamandau, Setengah Kilogram Sabu Gagal Masuk Kumai

NARKOBA GAGAL KUMAI
GAGAL EDAR: Satresnarkoba Polres Lamandau kembali panen tangkapan sabu. Lima orang tersangka ditangkap beserta barang bukti narkoba jenis sabu dengan berat total setengah kilogram lebih. (RIA MEKAR/RADAR PANGKALAN BUN)

NANGA BULIK – Satresnarkoba Polres Lamandau kembali panen tangkapan sabu. Lima orang tersangka ditangkap beserta barang bukti narkoba jenis sabu dengan berat total setengah kilogram lebih.

Kapolres Lamandau, AKBP Arif Budi Purnomo menyampaikan bahwa dalam pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika ini aparat menangkap dua kelompok bandar narkoba yang melintas di Jalan Trans Kalimantan KM 18 Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Sabtu (14/5) sekitar pukul 04.30 WIB.

Bacaan Lainnya

“Saat dilakukan penggeledahan dalam kendaraan roda empat yang dicurigai anggota Satresnarkoba, petugas mendapati tiga orang yakni EK (29), DS (28), BB (22) serta satu bungkus plastik klip berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat 68, 32 gram,” ungkap Kapolres, Selasa (17/5).

Diwaktu yang hampir bersamaan, anggota Satresnarkoba Polres Lamandau kembali melakukan penggeledahan badan dan kendaraan R4 yang dikendarai IS (35) dan seorang penumpang SR (48).

Baca Juga :  Truk CPO Bikin Kepala Dishub Kotim Berang

“Dari pemeriksaan dan penggeledahan kendaraan yang kedua, ditemukan tas peralatan mobil warna hitam berisi 5 bungkus plastik klip ukuran sedang berisikan butiran kristal yang diduga narkotika bukan tanaman jenis sabu dengan berat total 498,76 gram,” lanjutnya.

Kapolres menjelaskan, menurut keterangan kelima tersangka, barang haram tersebut rencananya akan diedarkan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dengan harga pasaran sekitar Rp 1,4 juta per gram. Namun dua kelompok pengedar ini tidak saling berkaitan.

“Kelima tersangka ini mengaku sebagai pengedar dan mereka mengambil langsung barang tersebut dari Pontianak. Rencananya akan dijual di daerah Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat,” sebutnya.

Pos terkait