Dua Pemuda Pelopor Kobar Sabet Peringkat 1 dan 3 Nasional

pemuda pelopor
PEMUDA PELOPOR: Kabupaten Kobar menempatkan dua wakilnya menjadi terbaik 1 dan 3 dalam ajang pemilihan Pemuda Pelopor Nasional tahun 2022. Alfian Puguh Bawono Putra pemuda pelopor bidang Inovasi Teknologi dan Miftahul Syarif di bidang Agama, Sosial dan Budaya (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dua pemuda pelopor asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang mewakili Kalimantan Tengah, Alfian Puguh Bawono Putra pemuda pelopor bidang Inovasi Teknologi dan Miftahul Syarif di bidang Agama, Sosial dan Budaya meraih juara 1 dan juara 3 pada grand final pemilihan Pemuda Pelopor tingkat nasional yang digelar di Hotel Ciputra, Jakarta.

Alfian Puguh Bawono yang menyabet juara pertama menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp25 juta, dan Miftahul Syarif yang menduduki terbaik ke-3 mendapatkan piagam penghargaan dan berhak atas uang pembinaan sebesar Rp15 juta.

Kedua pemuda kebanggaan Kalimantan Tengah tersebut telah melalui tahapan penilaian baik di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional hingga mendapatkan hasil yang membanggakan.

Berdasarkan pengumuman hasil penilaian dewan juri pemuda pelopor nasional tahun 2022, utusan dari Kalimantan Tengah tersebut masuk peringkat 1 dan 3 besar, dan kemudian ditetapkan sebagai juara 1 dan juara 3 pemuda pelopor nasional tahun 2022.

“Dari tiga peserta bidang Inovasi Teknologi kita menempatkan wakil kita di terbaik pertama, dan untuk bidang Agama, Sosial dan Budaya kita meraih terbaik ke-3,” kata Kadispora Kotawaringin Barat, Tengku Aqil, Sabtu (8/10).

Baca Juga :  Handphone di Meja Lenyap Dalam Sekejap

Dijelaskannya, pemilihan Pemuda pelopor tahun 2022 diikuti sebanyak 26 utusan dari 36 provinsi di Indonesia. Para peserta yang maju ke tingkat nasional sebanyak 60 orang yang mewakili 5 bidang yang dilombakan.

“Dan dari lima bidang yang dilombakan tersebut, yang masuk masuk peringkat 3 besar berjumlah 15 orang dan berhak untuk mengikuti grand final,” terangnya.

Alfian Puguh Bawono Putra mengungkapkan bahwa pengembangan teknologi yang diterapkannya adalah di bidang pertanian berupa teknik pertanian tanpa penyiraman menggunakan metode embun penguapan.

Pos terkait