SAMPIT, radarsampit.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluarkan pengumuman hasil akhir seleksi calon Paskibraka Kotim tahun 2023. Berdasarkan penilaian keseluruhan hasil akhir seleksi calon Paskibraka Kotim 2023 terpilih sebanyak 75 orang peserta.
“Kita kompilasi seluruh nilai yang ada. Panitia memutuskan 75 orang terpilih. Empat peserta terpilih mewakili kabupaten untuk seleksi tingkat provinsi dan nasional yang terdiri dari dua peserta putra dan dua peserta putri. Sedangkan 71 peserta terdiri dari 31 perempuan dan 40 laki-laki terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat kabupaten,” kata Kepala Kesbangpol Kotim Sanggul L Gaol, Selasa (2/5).
Peserta perwakilan Kabupaten Kotim untuk seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan nasional berasal dari sejumlah sekolah di Kotim. Mereka adalah Arifin Edwianto Kalingga Putra dari SMKN 2 Sampit, Eep Kurniawan dari SMKN 1 Pulau Hanaut, Tiara Istifani dari SMAN 1 Parenggean dan Fera Nadhifa dari SMAN 1 Mentaya Hulu.
“Empat orang yang mewakili Kotim untuk seleksi tingkat provinsi dan nasional, mereka inilah yang mendapat nilai yang terbaik,” sebutnya.
Peserta yang telah terpilih akan mengikuti pembinaan lanjutan berupa pradiklat dan pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) pada Mei ini.
”Pelatihan seminggu tiga kali. Mereka sakan kita latih di halaman pemda. Baru nanti pemusatan latihan mulai 1 Agustus sampai 18 Agustus di balai diklat,” terangnya.
Sanggul menjelaskan, seleksi Paskibraka Kotim 2023 dimulai dari tahapan-tahapan sosialisasi ke Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/Sederajat. Mulai dari tanggal 3 Maret sampai dengan 17 Maret. Pendaftaran dan rekrutmen calon Paskibraka Kotim 2023 telah dimulai sejak 6-17 Maret 2023. Dari tahapan itu diperoleh sebanyak 398 pendaftar dari 17 kecamatan.
Setelah pendaftaran dilanjutkan dengan tahap seleksi administrasi dan kesehatan telah dilakukan pada 6-19 Maret 2023. Selanjutnya, seleksi parade 27-29 Maret 2023, sekaligus pembukaan kegiatan seleksi Paskibraka yang secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati pada 27 Maret 2023 lalu.
Saat tes parade 398 pendaftar ikut semua, namun yang lolos seleksi parade sebanyak 223 orang. Mereka yang gugur itu karena bentuk fisik, tinggi badan, termasuk juga perbandingan tinggi dan berat badan, sehingga tidak lolos seleksi parade.
Sebanyak 223 peserta mengikuti tahap selanjutnya yakni seleksi Pancasila dan wawasan kebangsaan dan seleksi intelegensia umum dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada tanggal 5-6 April 2023 lalu. Saat seleksi Pancasila lolos 119 orang dari 223 orang. Seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tes narkoba 26 April 2023, yang seharusnya diikuti 119 orang peserta, hanya diikuti oleh 118 peserta. Satu orang dianggap mengundurkan diri karena tidak hadir pada tahapan seleksi tersebut.
“Hasil tes narkoba negatif semua. Kegunaan tes narkoba ini penting bagi generasi muda, agar mereka khususnya calon Paskibraka betul-betul bebas dari narkoba, karena mereka teladan para pemuda, orang-orang terpilih untuk Kotim,” ungkapnya.
Sementara itu, dari 118 orang yang seharusnya mengikuti seleksi PBB, ada lima orang peserta yang dinyatakan tidak lolos seleksi, sehingga tersisa 113 orang yang mengikuti seleksi kesamaptaan yang digelar di Lapangan Batalyon Infanteri Raider 631 Antang pada 27 April 2023 lalu.
“Yang tidak lulus PBB itu mereka tidak hadir ikut tes PBB, artinya dia tidak mencerminkan kedisiplin. Tapi kita akan akan cari tahu penyebabnya kenapa tidak hadir. Kalau memang tempat tinggalnya jauh, sarananya susah, tahun depan hal ini akan jadi pertimbangan. Mungkin kita akan beri insentif, khususnya bagi anak yang tidak mampu akan kita bantu. Kenapa dia tidak hadir? kalau ketidakhadiran itu karena keinginan dia sendiri tidak malah, tapi kalau tidak hadir karena masalah transport akan kita jadikan sebagai bahan evaluasi kita tahun depan,” ungkapnya.








