Fakta Menarik Gowes 60 Kilometer yang Digelar Ditpolairud Polda Kalteng

Salurkan Hobi Bersepeda, Jarak Puluhan Kilometer Tak Terasa

Gowes Ditpolairud Polda Kalteng
SEMANGAT: Peserta Gowes 60 Kilometer bersiap mengayuh sepeda menempuh jarak jauh, Sabtu (24/5).FAHRY/RADAR SAMPIT

Ada banyak cara menjaga tubuh agar tetap bugar. Seperti berolahraga, misalnya. Ditpolairud Polda Kalteng menyelenggarakan gowes sepeda sehat sekaligus bersilahturahmi antara masyarakat dan kepolisian.

FAHRY ILHAMI SAMOSIR, Sampit | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

Kegiatan olahraga rutin yang diadakan oleh Ditpolairud Polda Kalteng menarik minat kalangan pencinta sepeda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mulai dari komunitas hingga mahasiswa.

Sekitar 55 pesepeda, sejak pukul 05.30 WIB, Sabtu (24/5),  memadati halaman Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Jaya Karya. Menggunakan jersey biru muda berkombinasi orange, mereka siap mengayuh sepeda kesayangannya hingga puluhan meter.

Direktur Ditpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra dalam sambutan singkatnya, meminta agar peserta gowes dapat memperhatikan keselamatan bagi diri sendiri dan orang lain.

Pasalnya, kegiatan gowes diadakan kali ini cukup menantang. Para pesepeda yang terlibat harus star dari Kantor Polsek Jaya Karya hingga berakhir di Pantai Tebing Kalap, dengan jarak tempuh mencapai 60 kilometer.

”Jangan sampai saat bersepeda nanti justru menganggu pengguna jalan lainnya. Jadi, tolong perhatikan keselamatannya,” kata Dony didampingi Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain dan Ketua PWI Kotim Siti Fauziah.

Waktu pun sudah menunjukan pukul 06.30 WIB. Bersama puluhan pesepeda lainnya, Dony, Resky, dan Siti Fauziah kemudian langsung mengayuh sepeda menempuh jarak puluhan kilometer, dengan waktu tempuh mencapai sekitar 2 jam.

Jarak demi jarak pun dilahap abis para pesepeda. Di tengah lintasan, sekelompok pemuda yang berstatus mahasiswa langsung memimpin barisan. Kecepatan bersepedanya terlihat berbeda dari peserta lainnya.

Kaki yang kuat, membuat sepeda yang ditungganginya melaju kencang dengan kecepatan rata-rata mencapai 30 – 40 kilometer per jam. Mereka adalah Ardelio, Rido, Andika dan Bagas.

Tanpa berhenti atau pun memilih untuk istirahat, mereka berhasil mencapai garis finish di Pantai Tebing Kalap, dengan waktu hanya mencapai 1 jam 46 menit. Kemudian disusul pesepeda lainnya dengan waktu terkahir 2 jam.

”Alhamdulillah, seluruh pesepeda mencapai garis finish dengan selamat,” kata Dony.

Dia menambahkan, Ditpolairud Polda Kalteng akan melakukan kegiatan berikutnya, yakni bersepeda lebih dari 60 kilometer. Melalui kegiatan itu dapat menyalurkan hobi bagi pencinta sepeda.

”Tak hanya anak muda, masyarakat lainnya pun bisa ikut bergabung bersama kami saat event selanjutnya,” kata Dony.

Sementara itu, Bagas, salah satu pesepeda yang mencapai finish, mengaku senang dan bersemangat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Ditpolairud Polda Kalteng. Ia berharap agar kegiatan dapat terus dilakukan setiap bulannya.

”Senang sekali. Apalagi saya memang suka bersepeda setiap harinya terutama saat pergi ke kampus,” kata Bagas.

Dia mengungkapkan, bersepeda kali ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi tantangan tersendiri dengan menempuh jarak 60 kilometer bersama pejabat tinggi Ditpolairud Podla Kalteng.

”Dengan adanya kegiatan ini, saya dan teman-teman lainnya juga akhirnya bisa duduk bareng dengan Bapak Kapolres Kotim dan Ibu Ketua PWI Kotim beserta para pejabat penting lainnya,” katanya. (***/ign)

 

Pos terkait