Gelontorkan Rp800 Juta untuk Pelatihan Peningkatan Kerja di Kotim

ilustrasi anggaran
Ilustrasi anggaran (net)

SAMPIT, radarsampit.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (BLTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bakal melaksanakan pelatihan peningkatan kompentensi tenaga kerja. Tahun ini, Kotim mendapatkan dana APBN sebesar Rp800 juta untuk sembilan paket kegiatan pelatihan kerja.

”Pengumuman pendaftaran akan dibuka mulai minggu depan dan rencananya pelatihan akan dilaksanakan setelah Lebaran, sekitar Mei 2023,” kata Salman Al Farisi, Plt Kepala UPTD BLK Disnakertrans Kotim, Kamis (16/2).

Bacaan Lainnya

Salman mengatakan, sembilan paket kegiatan akan dilaksanakan secara bertahap, meliputi sembilan jurusan, yakni tataboga, komputer, menjahit, las, otomotif sepeda motor, elektronika audio visual, perbaikan instalasi listrik sederhana, servis seluler handphone, dan servis pendingin ruangan.

”Tahap pertama akan dilaksanakan untuk dua jurusan komputer dan boga. Masing-masing jurusan dibuka untuk 16 kuota. Pendaftaran bisa secara online atau secara offline dengan datang langsung ke kantor BLK Jalan HM Arsyad,” ujarnya.

Baca Juga :  Geger! Pekerja Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Salman menuturkan, anggaran dari APBN untuk pelaksanaan program pelatihan peningkatan tenaga kerja tahun ini berkurang dibandingkan tahun 2022 lalu.

”Program pelatihan rutin diadakan setiap tahun. Tahun 2022 lalu UPTD BLK Kotim mendapatkan 14 paket kegiatan yang terdiri dari tujuh kejuruan dan dibagi menjadi tiga tahap,” kata Salman.

Pada tahap 1, pelatihan dilaksanakan Juli 2022 lalu sebanyak 7 kejuruan yang masing-masing berjumlah 16 peserta, sehingga jumlahnya sebanyak 112 peserta telah mengikuti pelatihan.

Tahap 2 dan 3 dilaksanakan pada 5 Oktober – 30 November 2022. Pada tahap 2 dibuka pelatihan untuk tiga kejuruan dengan masing-masing kejuruan 16 peserta dengan total 48 peserta. Tahap 3 dibuka pelatihan untuk 4 kejuruan yang diikuti sebanyak 64 peserta, sehingga total peserta yang mengikuti pelatihan di UPTD BLK Kotim tahun 2022 sebanyak 224 peserta.

Dia melanjutkan, dari program pelatihan yang terlaksana, pihaknya dituntut mendata jumlah peserta yang lulus dan mendapatkan pekerjaan dan berapa jumlah peserta yang belum terserap alias masih menganggur. Data tersebut dilaporkan per tiga bulan dan dapat mempengaruhi jumlah paket yang diterima ditahun berikutnya.



Pos terkait