Klub sepak bola kebanggaan Kalimantan Tengah, Kalteng Putra, sukses meraup tiga poin saat menjamu PSBS Biak di Stadion Tuah Pahoe, Minggu (17/9/2023). Kemenangan perdana itu membuat Laskar Isen Mulang bertengger di puncak menguasai grup empat Liga 2.
========== | radarsampit.com
Sejumlah pemain Kalteng Putra langsung meriung ke sudut tribun penonton menyapa pendukungnya setelah laga usai. Meski hanya menang tipis, 1-0, Laskar Isen Mulang, tampak gembira dengan kemenangan itu. Tidak hanya menang, Kalteng Putra poin penuh juga membuat Kalteng Putra menduduki puncak klasmen sementara grup empat.
Gol kemenangan diciptakan Nke Ondoua Guy Junior melalui sundulan kepala. Gol indah itu tercipta di menit satu babak pertama.
Bermain dengan kekuatan penuh, Jafri Sastra langsung menempatkan Jandia Eka Putra di bawah mistar. Dikawal Otavio Dutra, Miftah Anwar Sani, Mohammad Rivaldi. Di tengah, ada Osas Saha, Nozim, Willa, Mand Cinggi, Guy Junior. Kemudian, barisan penyerang, Beni Oktovianto dan Armando Oropa jadi ujung tombak merobek gawang PSBS Biak yang dijaga Panggih Prio Sambodo.
Adappun jalannya pertandingan, setelah gol cepat Kalteng Putra, tim tamu langsung mengubah taktik hingga beberapa peluang tercipta, namun gagal berbuah gol. Demikian pula Kalteng Putra, beberapa peluang untuk menambah keunggulan gagal diselesaikan dengan baik.
Masuk babak kedua, Jafri Sastra memasukkan beberapa pemain. Hasilnya positif. Sejumlah peluang berhasil didapat, tetapi tidak menambah keunggulan gol. Pelatih PSBS Biak Hendri Susilo juga menerapkan strategi menyerang dengan memasukkan Handy, Fabiano, Otto Kapisa, Ramdani, dan Fabrianto Yopmabin.
Sejumlah pemain tersebut membuat daya dobrak PSBS BIAK semakin lengkap. Bahkan, sejumlah peluang berhasil diciptakan, meski tidak sampai membuahkan gol. Meski terus menekan Kalteng Putra, sampai peluit panjang dibunyikan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Kalteng Putra.
Sejumlah protes sempat diajukan tim Kalteng Putra. Kepemimpinan wasit Steven Yubelk Poli dinilai berat sebelah, lantaran beberapa pelanggaran dari pemain PSBS tidak diberikan kartu, padahal potensi kartu kuning. Total ada delapan kartu kuning yang diberikan wasit kepada kedua tim.
Jafri Sastra mengapresiasi seluruh pemain hingga berhasil memenangkan pertandingan berat tersebut. Meskipun hanya menang tipis, dia mengapresiasi perjuangan para pemain.
”Saya senang dengan kemenangan ini. Semua pemain diberikan aspirasi dan respek. Bermain 90 menit dengan konsentrasi dan fokus yang tidak mudah,” ujarnya.
Menurut Jafri, laga itu sangat sulit, lantaran PSBS BIAK memiliki kepercayaan tinggi saat menghadapi Kalteng Putra. Pada laga perdana sebelumnya, mereka menang 3-0 melawan Persewar Waropen.
”PSBS BIAK benar-benar tim yang tidak mudah dikalahkan. Namun, pemain Kalteng Putra memiliki motivasi tinggi dari pertandingan awal,” tegasnya.
Sementara itu, Pelatih PSBS BIAK Hendri Susilo mengatakan, meski kalah, banyak sisi positif dari pertandingan tersebut. Salah satunya perkembangan pemain dan skuad yang bagus, mengingat timnya hanya persiapan dua minggu.
”Saya menilai mereka bermain cukup bagus dan kami dalam pertandingan tadi tidak beruntung dan tidak cetak gol. Namun, secara keseluruhan saya selaku pelatih puas dengan penampilan para pemain,” katanya. (daq/ign)







