Kondisi medan yang berat dan vegetasi lebat menjadi faktor penghambat utama, ditambah dengan kendala komunikasi di lapangan.
Sebanyak 4 Helikopter SAR dikerahkan yakni Heli Polisi (AW 169) yang sudah mendarat di Banjarmasin, Heli BNPB Elang Nusantara yang sedang menuju lokasi kejadian, Heli Whitesky dari Balikpapan, dan Heli NUH dari Balikpapan posisi stand by menunggu instruksi dari Tim SAR.
Direncanakan titik kumpul Helicopter operasional SAR akan dipindahkan dari Banjarmasin ke Batulicin sebagai titik terdekat, namun dengan memperhitungkan ketersediaan bahan bakar untuk dukungan Helicopter SAR.
Ditjen Hubud juga telah mengirim Principle Operation Inspector (POI) Dan Principle Airworthiness Inspector (PAI) ke kantor pusat Eastindo untuk membantu koordinasi proses SAR, dan melakukan pengecekan dokumen operasi dan maintenance helicopter tersebut, termasuk data penerbang atau crew.
“Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini dan berkomitmen penuh untuk mendukung operasi SAR hingga seluruh korban dapat ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” kata Lukman. (*)








