SDS Karya Makmur Bahagia masuk sebagai salah satu satu sekolah yang mendapatkan penilaian Adiwiyata tingkat Kabupaten Kotim tahun 2018, tingkat Provinsi Kalteng di tahun 2019 dan Adiwiyata tingkat nasional tahun 2023. Di tingkat nasional, SDS Karya Makmur Bahagia menciptakan inovasi pengolahan lilin aroma terapi dan pengusir nyamuk.
Rudi melanjutkan, kegiatan edukasi ini bagian dari pembelajaran tematik, mengajak siswa untuk aktif dalam praktik langsung dan diskusi mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mencari solusi energi masa depan.
Program ini juga mendukung upaya perusahaan kelapa sawit dalam pengelolaan limbah dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.
“Dengan inovasi ini, SDS Karya Makmur Bahagia tidak hanya mencetak generasi muda yang cerdas, tetapi juga peduli lingkungan dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di daerah perkebunan sawit,” pungkasnya. (hgn/gus)