Jauhnya Perjalanan, Kendaraan Ini Sampai Terjun ke Parit

Jalan Mahir Mahar,Palangkaraya,Kecelakaan Lalu Lintas,kecelakaan di palangkaraya,kecelakaan di palangka raya terbaru,kecelakaan palangkaraya
Pikap Daihatsu Gran Max nopol DA 8422 JC mengalami kerusakan parah, setelah masuk sungai.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Kesekian kalinya Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi lagi di ruas jalan Mahir Mahar lingkar luar, Kota Palangkaraya. Kali ini tepat didekat Jalan Banteng, Selasa (25/10). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun lakalantas itu mengakibatkan mobil Pikap Daihatsu Gran Max nopol DA 8422 JC mengalami kerusakan parah, lantaran masuk ke rawa berair.

Lakalantas tunggal itu membuat arus lalu lintas sekitar lokasi kejadian sempat terganggu. Informasi dihimpun, saat itu mobil dikemudikan Hadi (47) warga jalan G obos VIII Palangkaraya. Untungnya pria ini tidak luka berat dalam kejadian tersebut, namun mengalami kerugian ditaksir jutaan rupiah. Kasus tersebut telah ditangani Sub Sektor Polsek Jekan Raya.

Bacaan Lainnya

Kapolsubsektor Jekan Raya Ipda Tri Marsono memaparkan,  peristiwa laka tunggal mengakibatkan mobil terperosok ke dalam rawa atau parit besar. Menurutnya mobil  itu menempuh perjalanan dari Kabupaten Lamandau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Katingan dan menuju Kota Palangka Raya, berencana untuk memindahkan barang-barang rumah tangga yang akan ditinggali di Kota Palangka Raya.

Baca Juga :  Dua Motor Tabrakan, Satu Pengendara Tewas

Namun lanjutnya, sesampainya di Jalan Lintas Mahir Mahar dekat pertigaan Jalan Banteng Kelurahan Bukit Tunggal, mobil tiba-tiba mengalami hilang kendali, hal itu lantaran jalan yang dilewati tersebut bergelombang. Karena tidak mampu dikendalikan,sehingga mobil langsung terjun ke rawa-rawa.”Jadi kejadiannya cepat dan  lantaran hilang kendali, sehingga masuk ke dalam parit,” sebut Tri Marsono.

Ia menambahkan, atas peristiwa tersebut telah ditindak lanjuti oleh personil piket unit laka Polresta Palangka Raya. Mobil telah diamankan ke daratan, untuk perabotan rumah tangga masih dievakuasi dari parit.

Pos terkait