Keberadaan AKBP (purn)Yunita Sandi masih Misterius

Aparat Periksa Rumah dan Kerabat 

POlisi Olah TKP
Personel Polsek Pahandut mengadakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman AKBP (purn)Yunita Sandi di Jalan Putri Junjung Buih III, Kelurahan Langkai, kemarin. (istimewa)

PALANGKA RAYA- Lebih dari satu bulan, teka-teka keberadaan Purnawirawan Polda Kalteng AKBP Yunita Sandy belum terpecahkan dan masih terus dalam pencarian. Sebelumnya operasi penelusuran  hingga mengerahkan personel K-9 (anjing pelacak), sampai menyusuri Sungai Kahayan dengan jarak berkilo-kilometer.

Belakangan ini pun tim kepolisian Polsek Pahandut memeriksa beberapa kerabat AKBP (purn) Yunita Sandy. Bahkan Rabu (8/6) kemarin, anggota Polsek Pahandut mengadakan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman korban di Jalan Putri Junjung Buih III, Kelurahan Langkai. Namun belum membuahkan hasil mengenai keberadaan yang bersangkutan.

Kapolsek Pahandut Kompol Susilowati mewakili Kapolresta Kombes Pol. Budi Santosa mengatakan, dalam olah TKP tersebut pihaknya memeriksa seluruh ruangan kamar yang berada di dalam rumah AKBP (purn) Yunita Sandy. Yakni untuk mencari petunjuk melalui barang-barang yang terkait dengan yang bersangkutan.

Selain itu pihaknya juga  meminta keterangan suami  dan anak korban hilang tersebut, apakah ada mendengar suara sepeda motor pada saat yang bersangkutan keluar rumah.

“Sampai ini masih belum ada titik terang tentang keberadaan beliau. Penyidik Reskrim Polsek Pahandut telah memberikan beberapa pertanyaan kepada Punding D. Soandan, terkait hilangnya korban sejak tanggal 01 Mei 2022 lalu,” ujar Susilowati.

Baca Juga :  Dilintasi Truk Material, Jembatan Kayu Langsung Jebol

Sementara itu lanjutnya, para tetangga, baik suami maupun anak korban ketika dimintai keterangan, hingga kini belum mau banyak terbuka perihal hilangnya anggota purnawirawan Polri tersebut.

“Di rumah korban, kami berusaha memeriksa seluruh ruangan kamar guna mencari fakta sebenarnya dengan korban. Kami juga mencoba meminta keterangan suami korban namun belum secara detail. Makanya upaya mencari  dan mendapatkan petunjuk baru perihal hilangnya beliau,” pungkas Susilowati.

Pos terkait