Kecamatan Jekan Raya masih Zona Merah

Kecamatan Jekan Raya,Kecamatan Jekan Raya masih Zona Merah,covid-19,covid-19 indonesia,covid-19 hari ini,berita palangkaraya hari ini,radar sampit hari ini
Penertiban warga yang melanggar penerapan prokes oleh tim satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, beberapa waktu lalu.(dok.radarpalangka)

PALANGKA RAYA, Radar Sampit.com – Berdasarkan data dari satuan tugas (satgas) covid-19 Kota Palangka Raya, wilayah  Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya masih masuk Zona Merah penyebaran covid-19. Masyarakat setempat yang terkonfirmasi suspek  virus tersebut masih tinggi.

“Untuk wilayah Kecamatan Jekan Raya masih Zona Merah, dari data tim kita, suspek 768 orang, terkonfirmasi selama pandemi sebanyak 12.022  orang, total yang sembuh 11.528 dan meninggal dunia selama pandemi Covid-19 sebanyak 336 orang,” ujar Kepala satgas covid-19 Emi Abriyani, Sabtu (6/8).

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat. Meskipun varian baru belum terdeteksi namun pihaknya terus melakukan pengawasan untuk mencegah meningkatnya kasus covid-19.

“Kami bersama tim terus melakukan pengawasan dan sosialisasi di masyarakat, hal ini untuk mencegah penularan varian baru. Memang sampai saat ini masih belum ditemukan, namun pencegahan tetap diperlukan,” ujar Emi.

Baca Juga :  Seribu Lebih ”Pendekar” se-Kalimantan Perebutkan Piala Agustiar Sabran

Pihaknya juga mengajak semua masyarakat untuk tetap jalankan prokes, terutama menggunakan masker saat di luar rumah. Menurutnya, meskipun tidak wajib menggunakan masker namun untuk antisipasi hendaknya meningkatkan kesadaran pribadi.

“Masyarakat harus meningkatkan kesadaran pribadi untuk menjaga kesehatan saat berada di luar rumah, karena dengan kesadaran pribadi kita menjaga diri dan orang lain di sekitar kita,” pungkas Emi.

Dirinya juga menyerukan untuk menjaga kesehatan diri untuk menjaga kebugaran agar terhindar dari penyebaran covid-19. Karena sejatinya pandemi masih belum berakhir hingga saat ini. (agf/gus)

Pos terkait