KPU Kobar Lantik 282 Anggota PPS Pilkada Serentak

kpu kobar
Proses pelantikan PPS se Kabupaten Kobar pada Minggu (26/5/2024) (Syamsudin/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Dalam rangka persiapan Pilkada serentak 27 Nopember 2024, sebanyak 282 anggota Panitia Pemilihan Suara (PPS) se Kabupaten Kotawaringin Barat dilantik oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat pada Minggu (26/5/2024).

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah janji anggota PPS ini dilaksanakan di salah satu hotel di Jalan Jenderal Ahmad Yani Pangkalan Bun dan dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mewakili Pj Bupati Kobar.

Ketua KPU Kobar, Chaidir menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji PPS ini merupakan bagian dari tahapan pelaksanaan Pilkada.

Menurutnya ini menandai awal dari proses penting dalam pembentukan pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Barat di periode 2024-2029.

“Kami menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan keadilan dalam menjalankan tugas.

Selain diambil sumpah dan janji, para anggota PPS ini juga menandatangani fakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pilkada yang berkualitas,” ungkap Chaidir.

Sebagai penyelenggara di tingkat desa dan kelurahan, tugas anggota PPS sangat berat. Mereka bertanggung jawab atas kelancaran setiap tahapan Pilkada di wilayah mereka masing-masing.

Baca Juga :  Kobar Deklarasikan Pemilu Damai 

“Jika kita menjalankan tugas dengan baik, masyarakat akan percaya pada proses Pilkada,” tambahnya.

PPS juga diingatkan untuk bersikap adil dan jujur kepada semua peserta Pilkada serta tim pendukungnya.

Proses rekrutmen petugas pemutakhiran data pemilih akan dimulai segera, dengan tujuan memastikan data pemilih akurat dan valid.

“Kita harus memastikan setiap warga yang berhak, terdaftar dalam daftar pemilih tetap, sehingga bisa menyalurkan suaranya pada Pilkada mendatang,” kata Chaidir.

Senada juga disampaikan Kepala Badan Kesbangpol, Edie Faganti yang mewakili Pj Bupati Kobar pada kegiatan tersebut, ia berharap PPS bisa ikut berperan aktif dalam mencegah timbulnya konflik dengan mencermati betul-betul disetiap tahapan.

Menurut Edie, paling rawan adalah pada saat penetapan DPT.

“Mari kita sama-sama bersinergi bekerjasama menciptakan pilkada berkualitas dan terus menjaga kondusifitas daerah kita,”pintanya. (sam)



Pos terkait