Lima Kasus KDRT Selesai tanpa Proses Hukum

ilustrasi-penganiayaan
--ilustrasi penganiayaan/jawa pos

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Lima kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Kelurahan Panarung, Palangka Raya. Semua kasus ini diselesaikan melalui mediasi kedua pihak di kelurahan.

Lurah Panarung Evi Khayanti menjelaskan, selama ini sudah ada lima laporan KDRT. Pemicunya kebanyakan faktor ekonomi. Terlebih saat pademi, perekonomian terganggu sehingga memicu masalah di dalam keluarga.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya memang ada laporan yang masuk, dan semua sudah selesai dengan baik-baik, kita sebagai pelayan masyarakat melakukan mediasi. Semua mediasi dilakukan dengan pendampingan kepolisian dan dinas sosial,” ucapnya saat ditemui di kantornya, Kamis (19/5).

Evi menjelaskan, semua kasus KDRT di Panarung tidak sampai masuk ke ranah hukum. Pihaknya selalu berhasil melakukan mediasi.

“Kami juga melibatkan tim kesehatan untuk tes kejiwaan. KDRT tidak hanya terjadi kepada perempuan namun juga bisa terjadi pada laki-laki, bahkan kekerasan pada anak,” paparnya.

Baca Juga :  DUH!!! Pasutri Saling Lapor ke Polisi, Istri Tuduh Suami Selingkuh, Suami Laporkan soal KDRT

Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan antar masyarakat dan kerukunan keluarga. Terlebih saat ini kesetaraan gender sudah baik sehingga semua kalangan berhak mendapatkan hak yang sama.

“Kesetaraan gender saat ini sudah bagus, maka dari itu tidak ada lagi KDRT. Karena sejatinya semua masalah bisa diselesaikan dengan baik-baik tanpa adanya kekerasan. Selain itu juga dirinya meminta kepada semua kalangan untuk tetap mengutamakan kerukunan antarsesama,” ujarnya.  (agf/yit)

Pos terkait