Marsinah, Nyala Abadi Perjuangan Buruh Menuju Pahlawan Nasional

marsinah 1
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (lima kanan) bersama Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi (empat kiri), dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandi Cahyo Saputro (kanan) di depan Monumen Pahlawan Buruh Marsinah di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Minggu (19/10/2025). ANTARA/Anita Permata Dewi

“Kami pastinya akan berbahagia sekali karena seorang perempuan pemberani yang dia berjuang bukan karena kekuasaan, tapi berjuang dari keberanian yang luar biasa,” ujarnya.

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) juga mendukung penuh.

Bacaan Lainnya

“Komnas Perempuan sejak 2015 sudah memberikan penghargaan kepada almarhumah Marsinah sebagai perempuan pembela HAM,” kata Komisioner Komnas Perempuan Irwan Setiawan.

Menurut dia, Marsinah adalah pejuang HAM sejati yang menginspirasi aktivis perempuan dan pekerja perempuan hingga kini.

“Aliansi Pemuda Nganjuk juga mengusulkan almarhumah Marsinah menjadi pahlawan nasional, ini tentunya menjadi harapan semua, termasuk keluarga Marsinah,” katanya.

 

 

Baca Juga :  Terbengkalai, Sumur Bor jadi Proyek Gagal Penanganan Karhutla Kotim

Pos terkait