Motor Saling Hantam, Satu Tewas, Remaja Luka Berat

OLAH TKP: Tim Sat Lantas Unit Laka Lantas Polresta Palangka Raya saat menggelar olah TKP di tempat kejadian di Jalan G Obos. (IST/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA – Kecelakaan lalu lintas berujung korban jiwa terjadi di Jalan G Obos Palangka Raya, Rabu (29/9) malam. Peristiwa berdarah itu terjadi antara sepeda motor melawan sepeda motor. Akibat kejadian itu, Syamsiah (48) warga Jalan G Obos, Gang Rukun, yang mengendarai sepeda motor Revo KH 3973 AK meninggal dunia. Sedangkan lawannya, remaja berusia 14 tahun yang mengendarai motor Supra KH 2546 AF, kini dalam keadaan tak sadarkan diri. Dia mengalami luka berat.

Kasus ini sudah ditangani oleh Unit Lakalantas Polresta Palangka Raya. Aparat juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun belum ada penetapan tersangka dalam insiden maut ini. Beberapa saksi dimintai keterangan dan kini masih dalam penyelidikan mendalam.

Kasat Lantas Polresta AKP Rikky Operandy menyampaikan, insiden itu terjadi lantaran jarak keduanya sangat dekat. Motor yang dikendarai Syamsiah meluncur di Jalan G Obos dari arah bundaran kecil menuju ke Jalan G Obos ujung. Sesampainya di depan bengkel las, korban bermaksud berbelok ke kanan masuk ke arah G Obos 18. Dari arah belakang meluncur pengendara lain, tanpa memperhatikan kendaraan yang ada di depannya. Karena jarak yang sudah dekat, remaja menabrak bagian belakang motor Syamsiah di jalan sepi dan minim penerangan.

Keduanya jatuh  dan terseret sekitar beberapa meter. Syamsiah sempat dibawa ke rumah sakit  dr Doris Sylvanus. Namun beberapa jam dalam perawatan, nyawa Syamsiah tak tertolong. Sedangkan remaja berusia 14 tahun tersebut mengalami luka berat.

”Bu Syamsiah dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.00 WIB karena luka berat di bagian kepala. Sedangkan remaja tersebut mengalami kritis dan belum sadarkan diri hingga saat ini,” sebut perwira pertama Polri ini.

Rikky menambahkan, kondisi jalan sepi dan minim penerangan. Dia  mengimbau pengendara  mengutamakan keselamatan. Untuk kasus ini masih dalam lidik dan remaja pengendara motor Supra merupakan pelajar. Nanti kita lihat perkembangan dan gelar perkara dalam kasus ini.” Pungkasnya. (daq/yit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *