NGERI!!! Elite Demokrat Kalteng Ungkap Pernah Mau Saling Tusuk dengan Ketua Umumnya

sriosako laporkan nadalsyah
MELAPOR: Politikus Partai Demokrat yang juga Anggota DPRD Kalteng Sriosako melaporkan atasannya di partai ke Polda Kalteng. (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Internal Partai Demokrat Kalteng tengah memanas. Anggota DPRD Kalteng Sriosako yang juga politikus Demokrat, mendatangi Polda Kalteng. Dia melaporkan atasannya di partai tempatnya bernaung, Nadalsyah, ke Direktorat Kriminal Umum Polda Kalteng.

Melalui laporannya itu, Sriosako secara tidak langsung juga mengungkap politik gaya preman yang terjadi di tubuh partainya. Dia membawa hasil tangkap layar percakapan antara dirinya dengan Ketua DPD Demokrat Kalteng tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pesan itu dikirim saat Ramadan lalu. Pesan yang disampaikan dalam bahasa daerah tersebut mengajaknya berkelahi.

”Artinya mengajak duel. Langsung saya balas, Oke. Sampai mati. Terus dibalas siap oleh Nadalsyah. Itu semua dikirim saat bulan puasa,” katanya, Senin (29/5).

Sriosako melanjutkan, sampai terjadi beberapa percakapan hingga akhirnya tidak ada lagi jawaban dari bersangkutan. Dia mengaku khawatir keselamatannya terancam karena tak ada penyelesaian yang jelas.

Baca Juga :  Baru Enam Parpol Ini di Kotim yang Mendaftar ke KPU

”Saya ini sudah beberapa kali seperti ini. Dulu malah bertemu mau saling tusuk, namun setelah bertemu terjadi komunikasi, sehingga hal itu diurungkan dan sepakat selesai. Makanya saya laporkan ini. Jangan-jangan saat lengah terjadi (diserang, Red),” ujarnya.

Dia mengatakan, laporan tersebut untuk jaga-jaga. Sebab, bisa saja yang bersangkutan mengupah orang untuk melakukan hal-hal tak diinginkan terhadap dirinya. ”Laporan ini terkait perbuatan tidak menyenangkan. Semua ada konsekuensi hukumnya,” tegasnya.

Terkait laporan itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Junai mengatakan, ketua umumnya tidak melakukan apa yang disampaikan Sriosako. Apalagi perbuatan tidak menyenangkan atau melakukan pengancaman.

”Tidak ada perbuatan tidak menyenangkan dilakukan ketua umum. Itu sudah kami baca dan cermati. Tidak ada sedikit pun dari Ketua DPD mengancam. Justru yang mengancam bahkan menulis sampai mati itu adalah Pak Sriosako,” ujarnya.

Menurut Junaidi, persoalan itu dilatari Sriosako yang jika bertemu kader maupun pengurus, selalu mengeluarkan hal tak mengenakan terhadap Ketua DPD Demokrat Kalteng tersebut.



Pos terkait