PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Proses belajar mengajar yang dijalankan guru kelas dan guru mata pelajaran dengan peserta didik harus berjalan maksimal agar materi yang disajikan dapat tersampaikan dengan baik dan utuh.
Seperti yang dilakukan oleh Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SDS Pesona Astra, Aji Wicaksana Darma. Dalam penyampaian materinya, ia menggunakan metode pembelajaran kontekstual dengan menyatukan antara minat siswa dengan lingkungan sekitar.
Salah satunya materi pelajaran olahraga renang. Agar lebih mudah dipahami, perlu dilakukan praktek renang di kolam renang sekitar sekolah yaitu di kolam renang Tirta Wening Desa Arga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Butuh waktu sekitar 30 menit menggukan bus sekolah untuk menuju lokasi kolam renang yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) itu.
Kegiatan outing class ini diikuti oleh kelas 4, 5, dan 6. Agar materi yang diberikan dapat tersampaikan dengan baik dan efektif kegiatan praktik renang ini dibagi menjadi 4 hari, yaitu Rabu (17/1) kelas 4 Sakura didampingi oleh wali kelas Ibu Janita Triandari. Kamis (18/1) kelas 5 Lily didampingi oleh wali kelas Ibu Vika Varia Mato Vana.
Senin (29/1) kelas 6 Aster didampingi oleh wali kelas Suci Amanda Febriyani, dan Rabu (31/1) kelas 4 Edelweis didampingi oleh wali kelas Pak Wiwit Anggun S.
Pembagian hari ini juga dilakukan sesuai dengan hari dan jam olahraga masing-masing kelas agar tidak mengganggu proses pembelajaran mata pelajaran lainnya.
Sebelum memulai kegiatan seluruh peserta didik sarapan bersama di sekolah pada pukul 06.45 WIB. Mereka diarahkan untuk memakan bekal yang telah mereka bawa masing-masing dari rumah. Hal ini dilakukan agar memastikan seluruh peserta didik berenang tidak dalam perut kosong dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pasca berenang.
Setelah sarapan pada pukul 07.00 WIB seluruh peserta didik berangkat ke kolam renang menggunakan bis sekolah yang difasilitasi oleh PT.GSPP. Tiba di kolam renang pada pukul 07.30 WIB, sebelum masuk ke kolam dan memulai materi pelajaran, peserta didik melakukan persiapan dan pemanasan di darat yang dipimpin langsung oleh pak Aji.
Edukasi tentang bahaya cedera dalam air juga disampaikan sebagai pengetahuan wajib kepada peserta didik agar selalu menjaga keselamatan saat berenang. Pemanasan selesai sekitar pukul 08.00WIB seluruh siswa masuk ke kolam untuk bersiap menerima materi.
Adapun materi yang disampaikan yaitu gerakan dasar renang gaya bebas dan gaya dada.
Pada materi renang gaya bebas dan gaya dada, hal yang paling utama dipelajari yaitu teknik meluncur. Saat meluncur posisi badan mengapung di permukaan air, tolakkan kaki pada dinding kolam hingga meluncur, kedua lengan dalam posisi lurus ke depan. Sementara kedua kaki lurus ke belakang.
Gerakan meluncur bisa dilakukan secara sendiri atau dengan bantuan alat. Alat yang bisa kita gunakan adalah pelampung.
Selanjutnya setelah semua peserta mampu melakukan luncuran, maka akan mempermudah mereka dalam melakukan renang gaya bebas dan gaya dada. Pada gaya bebas mereka hanya tinggal melanjutkan gerakan tangan seperti mendayung bergantian kanan dan kiri, sementara gerakan kaki seperti berlari.
Begitu juga dengan gaya dada, mereka tinggal melanjutkan gerakan tangan membuka ke kanan dan ke kiri, kemudian kepala diangkat ke atas, sementara kaki bergerak menendang meniru gerakan seperti katak.
Setelah kegiatan inti dilakukan, selanjutnya peserta didik dapat berenang dengan bebas dengan didampingi wali kelas hingga pukul 09.30 WIB.







