Pelajar Pangkalan Bun Tertipu Penelpon Gelap

Mengaku Sebagai Guru, Korban Diminta Transfer Uang

ilustrasi penipuan
Ilustrasi. (net)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Seorang siswi SMP Negeri di Pangkalan Bun menjadi korban penipuan melalui sambungan telepon. Pelaku mengaku sebagai guru olahraga di sekolahnya, lalu menggasak uang jutaan rupiah dari korban, Selasa (11/6/2024).

Penipuan bermula ketika korban, Sl, menerima telepon dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai guru olahraga. Pelaku awalnya menanyakan nomor ketua kelas, bendahara, dan sekretaris, serta nomor beberapa siswa-siswi lainnya.

Bacaan Lainnya

Pelaku beralasan nomor yang diminta tersebut merupakan siswa-siswi yang terpilih dan akan ditelepon Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Mereka dipilih akan diberikan pertanyaan dan siswa tersebut diminta tidak salah memberikan jawaban. Namun, ujung-ujungnya pelaku meminta dibelikan pulsa dan sejumlah uang dengan cara ditransfer.

Korban menuruti permintaan pelaku hingga uangnya terkuras sekitar Rp5.651.000. Pelaku ternyata juga sempat menghubungi siswa lain di sekolah tersebut, namun diabaikan.

Baca Juga :  Pj Bupati Lantik Puluhan Kepala Sekolah, Pengawas dan Penilik

”Kami juga ditelepon. Saat diangkat, pelaku menggunakan bahasa Indonesia, tetapi kami tidak gubris dan kami matikan. Begitu juga kawan kami yang lain,” kata seorang siswi.

Menurutnya, teman sekolahnya yang menjadi korban berasal dari keluarga mampu. Uang jutaan rupiah yang dikirim pada pelaku merupakan milik ibunya.

Sementara itu, guru di sekolah tersebut meminta orang tua wali murid agar tidak menuruti permintaan apabila ada telepon yang mengatasnamakan guru dan kepala sekolah.

”Si anak dalam keadaan terhipnotis, mungkin ke counter handphone dan minta tolong mengirimkan pulsa serta dana lewat transfer. Masalahnya sudah dilaporkan di Polres Kobar,” kata guru tersebut. (tyo/ign)



Pos terkait