Pelaku Pembantaian Pasutri Sering Makan di Rumah Korban

pembantai pasutri
SEMPAT BERKELIT: Aji alias Utuh Zenit, pelaku pembunuhan pasutri di Palangka Raya saat menjalani prarekonstruksi, Minggu (9/10). (DODI/RADAR SAMPIT)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Pembantai pasangan suami istri Ahmad Yendi (50) dan Fatmawaty (46) di Jalan Cempaka atau Jalan Kamboja memiliki hubungan akrab dengan kedua korban. Terutama Yendi. Dua anak korban, My (17) dan Desi Yeni (24), juga mengenal baik tersangka.

Sebelum hari pembantaian itu, tersangka, Fazri alias Aji alias Utuh Zenit (26), kerap bertandang ke rumah. Bahkan, hampir setiap hari tersangka makan dan minum di kediaman korban. Pihak keluarga tidak menyangka pemuda itu jadi pembunuh berdarah dingin yang tega menghabisi nyawa kedua korban.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

Keluarga mendesak agar tersangka dihukum mati, karena menghabisi nyawa dua korban dengan sadis dan keji. Anak pertama korban, Desi, mengatakan, tersangka sangat dikenal di lingkup keluarganya.

”Tersangka itu kami kenal dan di rumah itu layaknya rumah sendiri. Setiap kali bertemu sangat akrab. Makan dan minum di rumah juga,” ujar Desi sambil meneteskan air mata.

Baca Juga :  Jadi Buron, Pelaku Investasi Bodong Ratusan Juta Berjualan Kue di Pasar

Menurut Desi, tersangka dan ayahnya memiliki jalinan pertemanan sangat akrab. Bahkan, bisa dibilang sohib. Dia mengaku masih tak paham alasan tersangka bisa setega itu. ”Harapannya, pelaku dihukum setimpal. Hukuman mati,” katanya.

Sepengetahuannya, tersangka dan korban tidak pernah terlihat memiliki persoalan. Korban sering bercanda dengan tersangka.

”Tidak pernah berkelahi. Sering bercanda dan tidak pernah ada persoalan. Kami pun sempat curiga Fazri adalah pelaku. Namun, apa pun itu kami bersyukur sudah terungkap,” ujarnya. (daq/ign)



Pos terkait