SAMPIT, radarsampit.com – Bertepatan dengan momen Hari Pahlawan 10 November 2022, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan anjangsana ke rumah salah satu veteran yang berusia satu abad.
Wakil Bupati Kotim Irawati Letkol Inf Abdul Hamid Dandim 1015 bersama istri, Kepala Dinsos Kotim Wiyono dan sejumlah pejabat lainnya datang bersilaturahmi ke kediaman Konstatinopel di Jalan Pramuka Perumahan Graha Jalur 1 Tahap 4.
Pejuang asal Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang tahun ini genap berusia 100 tahun. Kunjungan itu sekaligus menyerahkan tali asih dan kebutuhan bahan pokok secara simbolis yang diberikan kepada 20 veteran di Kotim yang diserahkan langsung Wakil Bupati Kotim Irawati.
Penyerahan tali asih itu diberitakan setelah upacara di halaman Kantor Bupati Kotim. Lalu dilanjutkan ziarah kubur ke Taman Makam Pahlawan di Jalan Jenderal Sudirman KM 9.
”Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap para veteran, tepat di hari pahlawan ini kami mengunjungi rumah salah satu pejuang di Kotim, sekaligus memberikan tali asih dan sedikit bantuan bahan kebutuhan pokok untuk para veteran,” kata Irawati, Kamis (10/11).
Dalam pertemuan yang singkat itu, Irawati mendoakan para veteran yang hadir agar diberikan kesehatan, kemudahan dalam beraktivitas, rezeki yang terus mengalir serta semangat yang terus berkobar, tak kenal padam walaupun usia yang semakin menua.
”Saya doakan bapak ibu semua yang saya hormati dan saya sayangi, semua diberikan kesehatan, panjang umur, dan dimudahkan dalam melakukan segala aktivitas. Tetap semangat menjalani hidup walau usia tak lagi muda,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial Kotim Wiyono mengatakan, bantuan tali asih berupa uang tunai serta bantuan bahan kebutuhan pokok untuk veteran rutin diberikan minimal setiap setahun sekali pada momen tertentu.
”Tahun ini ada 20 veteran yang menerima bantuan. Salah satu veteran yang usianya paling tua ya Bapak Konstatinopel yang kita kunjungi sekarang ini,” ujar Wiyono.
Sebanyak 20 veteran itu , yakni Salbiah, Abdul Sinar, Etni Ibal, Sjahran, Wakidi, Abdullah Asma, Asmarin, Arpan Sapuh, Sukeri Idjam, Hanafiah, Yayuk Suprih Rajayu, Sumiran, Achmad Chodori, Tumini, Koerih Mari, Djaitun, Seri Tamijati, Soekardji, Konstatinopel, dan Peah, istri alamarhum veteran Kotim yang kini berusia 107 tahun.
Dalam kesempatan itu, Peltu Slamet Widodo Bintara Tinggi Pengurusan Veteran (Batiringvet) Kantor Administrasi Veteran Kotim yang bertugas memantau kesehatan veteran di Kotim mengusulkan kepada Pemkab Kotim agar dapat membantu pengadaan mobil operasional antarjemput veteran untuk mengantar berobat atau membantu mengantar urusan lainnya.
”Tahun kemarin kami ada menyampaikan ke Pak Bupati Kotim. Kami usulkan bahwa kami memerlukan bantuan unit mobil untuk mengantar jemput keperluan para veteran. Tadi, karena ada yang menanyakan lalu saya sampaikan lagi ke Wabup dan beliau meminta kami mengajukkan usulan ulang,” kata Slamet Widodo.
Dalam hal ini, urusan veteran tidak hanya menjadi perhatian Pemkab Kotim melalui Dinsos Kotim saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab Batiringvet.
”Tugas kami memantau dan membantu urusan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) di Kotim yang jumlahnya sebanyak 50 orang. Saya biasanya berkomunikasi dengan anak atau cucu veteran untuk menanyakan kabar dan kesehatan veteran. Kami bekerja sama dengan Dinsos Kotim untuk bersama-sama membantu keperluan veteran. Termasuk yang mengantar-jemput veteran setiap momen, seperti HUT Kemerdekaan atau Hari Pahlawan. Saya dan Dinsos yang mengantar-jemput ke rumah menuju lokasi acara dan memulangkan veteran dengan aman ke rumahnya,” ujarnya. (hgn/ign)








