Pengesetan Logistik Pemilu di Kotawaringin Timur Sudah 90 Persen

KPU Lakukan Sortir Ulang dan Ajukan Penggantian Surat Suara Rusak

kpu kotim
SURAT SUARA: Petugas KPU Kotim sedang menata set surat suara pemilu untuk Kotawaringin Timur. (istimewa)

SAMPIT, radarsampit.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kejar target penyelesaian persiapan pelaksanaan pemilu, salah satunya pengesetan atau setting logistik yang nantinya akan didistribusikan ke 17 Kecamatan Se-Kotim.

“Pengesetan logistik Pemilu 2024 kesiapannya sudah 90 persen. Saat ini yang sedang kami lakukan di Gudang Logistik (Lapangan Futsal Indoor Stadion 29 November) memuat surat suara ke dalam sampul dan kemudian dimasukkan ke dalam kotak suara,” kata Muhammad Rifqi, Ketua KPU Kotim, Rabu (24/1/2024).

Bacaan Lainnya

Rifqi menjelaskan dalam setiap sampul terdiri dari 100 surat suara. Semisalkan, jumlah di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 300 pemilih maka ada 3 sampul yang disediakan untuk TPS tersebut.

“Proses pengesetan ini memang agak lama. Karena, kami harus memastikan jangan sampai saat logistik Pemilu sudah didistribusikan terjadi kekurangan. Karenanya, kami mengerjakannya penuh ketelitian,” ujarnya.

Baca Juga :  Lima Pengguna Jasa Raih Penghargaan dari Bea Cukai Sampit

“KPU juga menyiapkan boks kontainer di setiap TPS untuk penempatan rekapitulasi hasil surat suara ditiap kecamatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rifqi mengatakan masih melakukan sortir ulang surat suara untuk memastikan seluruh surat suara layak pakai digunakan.

“Surat suara yang rusak sudah dilaporkan ke provinsi dan juga melalui aplikasi dan sudah kami usulkan untuk cetak tambahan pergantian surat suara rusak. Jumlahnya belum dapat kami pastikan karena masih berproses,” ujarnya.

KPU Kotim menargetkan seluruh kesiapan logistik Pemilu 2024 selesai H-7 sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

“Kami targetkan H-7 semua logistik Pemilu sudah selesai. Akhir bulan ini akan kami evaluasi. Kalau misalkan waktunya tidak memungkinkan, ada kemungkinan kami menambah personel untuk penambahan proses pengesetan. Untuk saat ini kami libatkan pegawai internal dan libatkan pekerja dari luar yang sudah bekerjasama dengan KPU Kotim,” tandasnya. (hgn/sla)



Pos terkait