PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Jenazah Widajat Setyono (60), penjaga rumah joglo di Jalan Tjilik Riwut km 37, Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, ditemukan tergeletak pagi hari, Kamis (18/9/2025), diduga akibat sesak napas sebelum sempat dibawa berobat.
Warga setempat digegerkan penemuan jasad Widajat sekitar pukul 09.00 WIB. Penemuan bermula saat Agus Basuki (50) hendak mengambil barang di gudang dan menemukan Widajat tergeletak di depan kamar mandi.
Agus kemudian memanggil saksi lain, Heru Purwanto, dan melaporkan penemuan itu ke Ketua RT serta Polsek Bukit Batu.
Kapolsek Bukit Batu Ipda Muhammad Hafiizh Ramadhan mengatakan aparat yang datang segera memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan saksi-saksi.
Berdasarkan keterangan saksi, Widajat sempat mengeluh mengalami sesak napas dua hari sebelum ditemukan.
”Dua hari sebelum kejadian, korban sempat bercerita mengalami sesak napas. Ada saksi yang berencana membawanya berobat, namun belum sempat terlaksana. Korban lebih dulu meninggal dunia,” ujar Kapolsek.
Pemeriksaan awal memperkirakan jenazah sudah meninggal sekitar empat jam sebelum divisum.
Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan menduga penyebab kematian terkait penyakit bawaan.
Baca Juga: Tragis! Berangkat Penuh Suka Cita, Keluarga Kecil Ini Pulang Bersama dalam Peti Jenazah
Dari lokasi, petugas mengamankan bukti berupa:
satu buah tas
satu unit ponsel merek Vivo
uang tunai Rp84.000
identitas milik almarhum
kunci motor
dompet hitam
kacamata hitam
Kapolsek menambahkan, Widajat tinggal sendirian menjaga rumah joglo, sementara keluarga diketahui berdomisili di luar kota.
Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk visum lebih lanjut dan pihak kepolisian masih berupaya mencari keluarga almarhum. (daq)







