KASONGAN- Maranie (60) yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan tidak bernyawa. Warga Desa Luwuk Kanan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan ini diduga tenggelam Sungai Katingan.
Kepala Pelaksana BPBD Katingan Robby mengatakan, korban awalnya pergi ke lanting untuk memancing ikan. Namun dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga pada Kamis (25/9) malam. “Kemudian, tim relawan BPBD bersama pihak keluarga, aparat desa, dan kepolisian melakukan pencarian korban di sekitar lokasi memancing,” ungkapnya, Sabtu (25/9).
Pencarian terhadap korban akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 06.30 WIB. Korban ditemukan mengapung tidak jauh dari tempatnya memancing. “Untuk sementara ini, penyebab kematian korban diduga karena tenggelam,” sebutnya.
Korban ditemukan cucunya Dery Syahputra saat pulang dari penyisiran untuk pencarian. Setibanya di lanting tempat korban tenggelam melihat dari atas klotok ada sedikit punggung yang timbul. Kemudian dia memberitahukan pada ibunya, Rumiati yang saat itu ada di lanting di bagian hilir yang berjarak sekitar 10 meter.
“Kemudian Rumiati berusaha menangkap korban dan temannya yang ada di atas kelotok dengan bantuan beberapa orang untuk mengangkat korban ke atas lanting tempat ditemukan korban dan langsung dibawa kerumah korban,” katanya.
Mantan Kepala BPKAD ini menyebutkan, korban ditemukan di Sungai Katingan sekitar 30 meter di hilir dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, jenazah sudah disemayamkan di rumah korban dan akan dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Saya mengingatkan kepada masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai agar berhati-hati dan tetap waspada. Sebab debit air cukup deras dan tinggi paska banjir ini,” pungkasnya. (sos/sla)








