SAMPIT, radarsampit.com – Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotim dilaporkan tewas setelah diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/1) sore. Pelaku merupakan salah seorang pelajar SMP yang ada di wilayah tersebut.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, saat ini kasus tersebut masih ditangani pihak Kepolisian.
“Benar. Saat ini petugas masih di lokasi mengumpulkan keterangan saksi termasuk orang tua pelaku serta guru-guru sekolahnya” kata Edy melalui sambungan telepon, Kamis (15/1) pagi.
Informasi lainnya menyebut, kejadian ini pertamakali diketahui oleh orang tua pelaku. Siswa malang itu ditemukan tergantung saat orang tuanya baru pulang bekerja pada pukul 16.30 WIB.
Orang tua pelaku yang panik langsung menurunkan tubuhnya yang sebelumnya tergantung oleh tali. Selanjutnya, mereka kemudian menghubungi petugas untuk membantu menyelidiki kasus tersebut.
“Jika ada informasi lebih lanjut nanti pasti akan kami sampaikan. Untuk motifnya ini masih kami dalami,” tutupnya. (sir)








