Pikap Tabrak Pohon, Sopir Terjepit Akibat Kabin Ringsek

kecelakaan
EVAKUASI: Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban kecelakaan tunggal di Jalan G Obos, Palangka Raya, Rabu (28/2/2024) dini hari. (ISTIMEWA/RADAR PALANGKA)

PALANGKARAYA, radarsampit.com – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan G Obos, Palangka Raya. Mobil pikap tanpa muatan yang dikemudikan Rio (26) menabrak pohon di pinggir jalan, Rabu (28/2/2024) dini hari.

Peristiwa lakalantas itu terjadi diduga Rio mengemudikan mobil dalam keadaan mengantuk.

Bacaan Lainnya

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, meski pun tubuh gempal Rio sempat terjepit lantaran kuatnya mobil menghantam pohon. Kasus lakalantas ini sudah ditangani aparat Kepolisian, sedangkan Rio langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

Saat evakuasi korban, petugas Tim SAR Gabungan yang terlibat Tim Rescue Basarnas Palangka Raya, Satlantas Polres Palangka Raya, BPK Putra Pahandut, ERP, Lazismu, dan Emergency Fatmawati, memerlukan  waktu 30 menit. Kerusakan berat terlihat dari bagian depan mobil pikap.

“Mobil pikap tanpa muatan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan G. Obos Palangka Raya dini hari. Korban terjepit sehingga tidak dapat keluar dari dalam pikap,” kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya Salman.

Baca Juga :  Kotawaringin Barat Kejar Target Vaksinasi Covid-19

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan terjadi karena sopir mengantuk sehabis pulang kerja lembur, ketika melewati Jalan G. Obos, mobil yang dikendarai oleng ke kiri sehingga menabrak pohon di pinggir jalan.

“Korban selamat dan mengalami luka-luka, sempat berusaha untuk keluar namun kaki korban terjepit di bagian pedal kopling. Kondisi korban saat evakuasi dalam keadaan sadar, kondisi TKP hujan ringan membuat terkendala evakuasi,” ujarnya.

Salman menambahkan, dalam penyelamatan, tim langsung memberangkatkan personel dengan membawa peralatan ekstrikasi ke lokasi kejadian.

“Kami berupaya untuk mengeluarkan korban dari mobil dengan peralatan ekstrikasi. Berselang 30 menit, korban berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke RS. Doris Sylvanus Palangka Raya,” pungkasnya. (daq/fm)



Pos terkait