Ratusan Bakal Caleg Kotim Cek Kesehatan

pemilu grafis 1 560x413
Ilustrasi. (jawapos.com)

SAMPIT, radarsampit.com Jajaran tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit selama dua pekan terakhir sibuk melayani pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU).

Setelah menyelesaikan MCU bagi 495 calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi guru pada 15-27 April 2023, dilanjutkan layanan MCU bagi 100 calon paskibraka dan 11 calon jemaah haji rujukan Fasilitas Kesehatan Tahap Pertama (FKTP) pada 28-29 April 2023.

Bacaan Lainnya

Mulai Selasa (2/5), tenaga kesehatan di RSUD dr Murjani Sampit melayani pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kejiwaan, dan tes narkoba kepada ratusan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotim yang akan maju pada Pemilu 2024.

Pemeriksaan kesehatan, kejiwaan, dan tes bebas narkoba menjadi bagian dari syarat berkas dokumen yang wajib dilampirkan saat mendaftar caleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mereka diberikan tenggat waktu menyerahkan berkas pencalonan bakal caleg pada 1-14 Mei 2023.

Plt Direktur RSUD dr Murjani Sampit dr Sutriso melalui Kepala Bagian Umum RSUD dr Murjani Sampit drg Ari Wijayanto mengatakan, pelayanan pemeriksaan kesehatan dijadwalkan selama lima hari,  sampai Sabtu (6/5). Pemeriksaan kesehatan bakal caleg dilayani di depan Unit Hemodialisis Lantai 3 Gedung Pelayanan Terpadu RSUD dr Murjani Sampit.

“Hari ini (Selasa) ada 70 bacaleg yang sudah melakukan pemeriksaan kesehatan, 40 bacaleg dari Partai Amanat Nasional (PAN), 25 orang dari Partai Demokrat dan 5 orang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),” kata drg Ari Wijayanto, Selasa (2/5).

Selanjutnya, pada Rabu (3/5) dilanjutkan pemeriksaan kesehatan bacaleg sebanyak 67 orang yang terdiri dari 24 orang dari Partai Demokrat, 20 orang dari Partai Golongan Karya (Golkar), 20 orang dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan 3 orang dari Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora).

Pada Kamis (4/5) akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan sebanyak 72 orang yang terdiri dari 40 orang dari Partai Gerakan Indonesia (Gerindra), 20 dari Golkar dan 12 orang dari PKB.

Pada Jumat (5/5) pemeriksaan kesehatan bacaleg dijadwalkan sebanyak 63 orang yang terdiri dari 20 orang dari Partai Perindo, 17 dari Gelora, 13  dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan 13 orang dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  Sabtu (6/5) pemeriksaan kesehatan bakal caleg dijadwalkan sebanyak 70 orang yang terdiri dari 40 orang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan 30 orang dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Ari menjelaskan, alur mulai dari pendaftaran pemeriksaan kesehatan dengan memfotokopi KTP, melakukan pembayaran, pengambilan darah dan urine, mengisi quisioner jiwa, pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) (Prosedur medis yang dilakukan untuk memeriksa fungsi jantung, Red), pemeriksaan rontgen thoraks atau rontgent dada (prosedur pemeriksaan dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik untuk menampilkan gambaran bagian dalam dada untuk melihat kondisi jantung, paru-paru, pembuluh darah, saluran udara, tulang dada, dan tulang belakang secara keseluruhan  menggunakan bantuan sinar-X) dan melakukan wawancara di Klinik Jiwa yang berada di Lantai III Gedung Pelayanan Terpadu.

“Pelayanan dimulai dari pagi hingga selesai. Hasil pemeriksaan dapat diambil oleh perwakilan dari partai politik dihari berikutnya di Klinik Kesehatan Kerja (Okupasi),” ujarnya.

Adapun tarif yang dikenakan bagi setiap bacaleg dalam pemeriksaan lengkap mulai dari pemeriksaan kesehatan, kejiwaan dan tes bebas narkoba dikenakan biaya total sebesar Rp 983 ribu per orang.

Pos terkait

Komentar ditutup.