SAMPIT, radarsampit.com – Pawai Pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (18/8/2024), berlangsung meriah.
Kegiatan itu juga menunjukan tingginya toleransi di Kotim, karena terjadi perubahan rute untuk menghormati umat beragama yang melaksanakan ibadah Minggu.
Peserta pawai yang terdiri dari puluhan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), sekolah, organisasi masyarakat, kesenian, dan budaya dari berbagai paguyuban, komunitas, instansi vertikal, dunia usaha dan juga masyarakat sejak pukul 07.00 WIB sudah terlihat berada di sekitar lokasi kegiatan.
Di panggung kehormatan, pawai disambut langsung Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wakil Bupati Kotim Irawati, Sekda Kotim Fajrurrahman.
Turut hadir Ketua DPRD Kotim Rinie beserta jajaran, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain beserta istri, dan unsur Forkopimda lainnya.
Peserta pawai pembangunan dilepas secara langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor didampingi Wakil Bupati Kotim Irawati di depan rujab Bupati Kotim Jalan A Yani Sampit, sekitar pukul 08.30 WIB.
Sesaat dilepas, kelompok marching band mengawali barisan peserta, disusul penampilan anggota Paskibraka Kotim tahun 2024 yang telah bertugas pada upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Stadion 29 November Sampit 17 Agustus lalu.
”Alhamdulillah antusias masyarakat untuk berpartisipasi pada kegiatan ini sangat luar biasa. Termasuk dari pemerintahan, dunia usaha, satuan pendidikan, dan masyarakat umum dengan total peserta 251 regu,” kata Ketua Seksi Pawai Pembangunan Alang Arianto.
Pawai pembangunan yang diikuti 251 regu ini dibagi dalam 5 kategori, yaitu sepeda hias pelajar meliputi SD, SMP, SMA sederajat 7 regu, pejalan kaki pelajar terdiri dari SMP, SMA sederajat, mahasiswa 71 regu, pejalan kaki masyarakat umum 86 regu, drum band 22 regu, kendaraan hias SOPD, kecamatan, instansi vertikal, dunia usaha sebanyak 65 regu.
“Alhamdulillah semuanya bisa berjalan lancar dan sangat memberikan hiburan kepada masyarakat kita di hari Kemerdekaan RI yang ke 79 ini,” ucapnya.
Dalam Pawai Pembangunan tahun 2024 tersebut, ada tiga juri yang menilai penampilan peserta. Peserta yang mendapatkan nilai tertinggi akan ditetapkan sebagai juara yang akan diumumkan nantinya.
Kreativitas dari masing-masing peserta begitu memukau masyarakat dan tamu undangan yang menyaksikan. Dalam Pawai Pembangunan itu, para peserta adu kreativitas dari kendaraan hias, hingga peragaan busana dengan berbagai macam hiasan.
Kemeriahan pawai semakin bertambah karena ribuan masyarakat antusias memadati jalan yang dilalui para peserta pawai pembangunan. Pawai pembangunan tahun ini mengangkat tema ”Nusantara Baru Indonesia Maju” dengan sub tema “Kreativitas Tanpa Batas untuk Kotim Hebat”.
Sepanjang pawai berlangsung, para peserta menyuguhkan penampilan menarik. Mulai dari penampilan marching band dari kalangan pelajar, aksi baris-berbaris yang ditunjukkan anggota Paskibraka, sepeda hias. Selain itu, ada pula atraksi bela diri yang dipertunjukan sejumlah persatuan bela diri yang ada di Kotim.
Kendaraan hias tersebut tampil dengan beraneka ragam ragam kreasi, menampilkan potensi maupun sumber daya alam dengan kearifan lokal, yang juga mengandung makna maupun filosofi.
Tak sedikit kendaraan yang dihias dengan beragam bentuk, seperti bentuk mobil tank, rumah betang, kapal pinisi, nanas, burung garuda, burung tingang dan aneka bentuk lainnya.







