Sempat Menekan di Awal Pertandingan, Kalteng Putra Akhirnya Kalah di Kandang Persipura

Pelatih Kalteng Putra Nilai Wasit Tak Jalankan Fair Play

kalteng putra
BELUM MENANG : Skuad Kalteng Putra saat berada di Stadion Tuah Pahoe dan pada Rabu (17/1/2024) kalah lawan Persipura di laga tandang. (DODI/RADAR PALANGKA)

JAYAPURA, radarsampit.com – Gol menit ke-18 babak pertama dari pemaian Persipura Jayapura, Ramai Rumakiek, membuat target Kalteng Putra mencuri poin di Stadion Mandala, pupus. Laskar Isen Mulang terpaksa tertunduk lesu setelah kalah saat kedua tim bertemu di laga krusial, Rabu (17/1/2024).

Bermain dengan strategi menyerang, menurunkan skuad utama di bawah mistar gawang Jandia Eka Putra. Lini belakang Haru Nakagaki, Rivaldi, Gunawan Dwi Cahyo, Dendi Agutan. Lini tengah Willem, Guy Junior, Beni Okto dan Oropa, Lestaluhu dan Agi Pratama. Skuad anak asuh Eko Tamamie sempat memberikan tekanan. Namun sampai selesai pertandingan tidak membuat gol.

Bacaan Lainnya

Dengan hasil kekalahan itu, Kalteng putra masih berpeluang untuk bertahan di Liga Dua musim depan. Pertandingan selanjutnya, Kalteng akan menjadi tuan rumah menghadapi Persipura, Senin (22/1/2024) di Stadion Tuah Pahoe, Kick Off 15.00 WIB. Namun tetap tanpa penonton.

Dalam laga lawan Persipura, sempat beberapa peluang berhasil tercipta dari pemain Kalteng. Tetapi tidak membuahkan gol. Tim Persipura juga kerap kali berpeluang menambah gol, namun tidak terjadi, sampai peluit Panjang ditiup wasit.

Pelatih Kalteng Putra Eko Tamamie menyampaikan, menghadapi tuan rumah Persipura, skuadnya sudah tampil luar biasa dan memberikan perlawanan, namuan lantaran banyak keputusan wasit di lapangan sangat merugikan timnya hingga membuat konsentrasi terganggu dan berakhir dengan kekalahan.

“Kami sudah luar biasa bermain, tetapi keputusan di lapangan sangat merugikan.Ada pelanggaran, tetapi tidak diindahkan. Makanya saya menyampaikan semoga kedepan wasit lebih baik. Wasit itu harusnya fair play. Itu yang di degung degungkan untuk kemajuan sepakbola Indonesia seharusnya ditegakkan dan dilakukan, bukannya seperti tadi,” ujar Eko.

Ia membeberkan, sangat banyak keputusan wasit merugikan Kalteng Putra, contohnya saat bermain dilanggar dan seharusnya mendapatkan penalti namuan, oleh wasit hal tersebut tidak diperhatikan wasit. Kemudian, kartu merah pemain Kalteng Putra Rumere, padahal pemain Persipura yang melakukan pelanggaran tetapi malah tidak kartu merah.

”Pokoknya banyak kejadian yang merugikan kami. Harusnya wasit lebih baik dan itu terlihat jelas. Saya selaku pelatih sangat kecewa. Harunya wasit dari awal tegas dan hal itu pasti tidak akan terjadi,” tekannya.

Eko menekankan, meskipun kalah tetap skuad dan timnya berbesar hati namun berjanji dan bertekad akan membalas kekalahan di Palangka Raya saat kedua tim kembali bertemu di Stadion Tuah Pahoe.

“Kita akan melakukan evaluasi untuk laga nanti. Babak awal banyak memberikan pemain lawan bermain sehingga kecolongan babak pertama,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam laga tadi di babak pertama memang tidak sesuai instruksi dan banyak bertahan, sehingga banyak ditekan dan menjadikan gol lawan. Babak kedua sudah bisa lepas, bahkan beberapa peluang tercipta hanya tidak dapat dimanfaatkan jadi gol.

”Konkretnya kita akan lakukan pembenahan sebagai tekad kami untuk Kalteng putra bertahan di liga dua,” terangnya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persipura Jayapura Ricardo Salampessy menyampaikan, sangat bersyukur dengan hasil kemenangan yang diperoleh dan mempersembahkannya kepada masyarakat Papua serta para suporter.

“Kemangan ini juga untuk masyarakat Papua. Terus memberikan dukungan bagi kami. Pertandingan tadi banyak peluang tercipta. Saya harapkan pemain kedepan saling mengerti dan memahami karakter teman, sehingga klub ini semakin lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, menghadapi laga selanjutnya akan menghadapi Kalteng Putra. Sehingga akan melakukan evaluasi untuk mengantisipasi kekalahan pertandingan tersebut.”Pokoknya kita akan lebih kerja keras lagi,” pungkasnya. (daq/fm)   

Pos terkait