STIE Sampit Gelar Wisuda XXV

129 Lulusan Resmi Menyandang Gelar Sarjana Manajemen

open utama
FOTO BERSAMA: Para wisudawan berfoto bersama para Ketua STIE Sampit, dan para dosen.

SAMPIT, radarsampit.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit mewisuda 129 sarjana manajemen dalam wisuda XXV yang dirangkai dalam  sidang senat terbuka, di Gedung Banana Ballroom, Werra Resort, Kamis (24/11). Kegiatan dimulai dengan pembukaan sidang senat terbuka oleh Ketua Senat Ansita Cristiana. Kemudian menyanyikan lagu Mars dan Himne STIE Sampit. Selanjutnya, pembacaan surat penetapan lulusan hasil yudisium program studi strata satu manajemen STIE Sampit oleh Ahmad Rudini. Setelah itu dilanjutkan dengan penetapam tiga orang wisudawan terbaik. Terbaik pertama diraih Elia Hendry Yono dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,94, terbaik kedua diraih Dewinta Astuti Anggraini dengan IPK 3,92, dan terbaik ketiga diraih Cindy Maulana dengan IPK 3,90.

“Kami bersyukur dapat menyelesaian perkuliahan ini terlebih telah menjalaninya saat masa pandemi. Sehingga kami dapat lulus dengan sangat berkesan. Apapun profesi kami nanti, kami akan tunjukkan lulusan STIE Sampit yang terbaik,” kata Elia Hendry Yono saat menyampaikan kesan wisudawan.

Ketua STIE Sampit, HM Thamrin Noor mengatakan, wisudawan era sekarang berhadapan dengan tantangan yang berat. Salah satunya revolusi industri. Kendati demikian, pihaknya telah mempersiapkan para lulusan menghadapi itu semua.

Baca Juga :  Kotim Siap Berikan yang Terbaik Dalam Lomba Desa dan Kelurahan

“Kata kunci menghadapinya adalah sumber daya manusia. Mau tidak mau, kita harus siap menghadapi perubahan tekanan dunia sudah berat. STIE Sampit melalui lulusannya akan menjawab itu semua,” ujar Thamrin.

foto 1
PROSESI: Ketua STIE Sampit Thamrin Noor, memindahkan tali toga kepada salah seorang wisudawan. Ketua STIE Sampit, HM Thamrin Noor

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Staf Ahli Bupati Kotim Najmi Fuadi mengaku bangga dengan semangat dari para wisudawan STIE Sampit dan orang tua yang berhasil melalui masa perkuliahan. Ia pun berpesan agar nilai-nilai karakter tetap dipertahan di era persaingan global itu.

Pos terkait