Tabrak Pejalan Kaki, Pemotor Terjungkal di Jalanan

Kecelakaan
KECELAKAAN: Anggota PMI saat mengobati korban kecelakaan lalulintas di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar, Kamis (13/6) pukul 19.27 WIB. (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Seorang pejalan kaki disambar Honda Vario saat akan menyeberang Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (13/6) pukul 19.27 WIB.

Informasi dihimpun, korban masih berusia pelajar yang saat itu bermaksud menyeberang jalan, namun tidak memperhatikan kanan-kiri. Ia langsung saja berjalan di tengah keramaian lalulintas di simpang PT Telkom.

Bacaan Lainnya

Honda Vario yang dikendarai seorang laki-laki paruh baya yang melaju dari arah lampu merah Masjid Agung langsung menghantam pejalan kaki tersebut. Setang motor mengenai perut hingga terpental, sementara pengendara Vario langsung terjungkal.

Warga dan pelaku usaha yang mengetahui peristiwa tersebut langsung berhamburan ke jalan, mereka berusaha menolong keduanya, pengendara Vario mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Anak itu jalan tidak memperhatikan kondisi lalulintas dan nyelonong saja saat nyebrang jalan, pengendara Vario kaget dan tidak sempat menghindar,” kata saksi mata kejadian, Syahrani.

Baca Juga :  Kebakaran Di Sampit Hanguskan Lima Bangunan di Jalan Jenderal Sudirman

Pengendara Vario yang belum diketahui identitasnya tersebut luka di bagian kedua lututnya, dan di tangan kirinya, sementara anak tersebut mengalami memar membiru dibagian perutnya.

Keduanya langsung mendapat perawatan dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kobar yang langsung mendatangi lokasi kecelakaan setelah mendapat informasi dari warga. Keduanya mendapat perawatan di tempat kejadian.

Meski tidak mengalami luka parah, kecelakaan tersebut membuat geger warga sekitar, dan mengajarkan pentingnya berhati-hati saat menyerang jalan terlebih di jalan yang padat lalulintas.

“Orang tua harus mengajari putra-putrinya apa yang harus dilakukan saat hendak menyeberang jalan, atau bila perlu dampingi anak-anaknya ketika menyeberang jalan,” pungkasnya. (tyo/sla)

 

 

 

 



Pos terkait